Gibran Mundur dari Wali Kota Biar Pekerjaan Pemkot Bisa Lancar

AKURAT.CO Partai Golkar menanggapi langkah Wakil Presiden terpilih 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka, yang resmi mengundurkan diri dari jabatan Wali Kota Surakarta.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk F Paulus, mengatakan, pengunduran diri tersebut suatu hal yang wajar karena Gibran harus mempersiapkan diri jelang pelantikan Oktober mendatang.
"Itu kan dia harus persiapan pelantikan. Otomatis beliau sebagai wali kota harus mundur," katanya usai menghadiri acara deklarasi SOKSI kepada Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (16/7/2024) malam.
Lodewijk menilai, pengunduran diri tersebut juga sebagai langkah yang positif.
Baca Juga: Viral Penghuni Kos Timbun Sampah hingga Berbau Busuk, Terkena Hoarding Disorder?
Sebab, dengan begitu maka tugas-tugas Pemkot Surakarta bisa tetap berjalan di tengah situasi proses transisi kekuasaan.
"Sehingga pekerjaan-pekerjaan di Kota Solo bisa lancar," ucapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, resmi menyerahkan surat pengunduran diri ke DPRD Kota Surakarta.
"Hari ini kami mengantarkan surat pengunduran diri kepada Bapak Ketua DPRD Kota Surakarta. Selanjutnya agar diproses sesuai mekanisme yang ada," katanya usai menyerahkan surat pengunduran diri di Kantor DPRD Surakarta.
Baca Juga: DPR Minta Seluruh Kodam Amankan Pilkada Serentak 2024 dari Politik Uang
Menurut Gibran, alasan pengunduran diri tersebut salah satunya untuk persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









