Akurat

Jangan Nodai MPLS dengan Kekerasan

Mukodah | 9 Juli 2024, 13:20 WIB
Jangan Nodai MPLS dengan Kekerasan

AKURAT.CO Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengajak semua pihak, khususnya satuan pendidikan dan orang tua, mengawal kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (Matsama) yang ramah anak dan antikekerasan.

"MPLS jangan ternodai dengan kegiatan yang mengandung unsur kekerasan," kata Anggota KPAI Klaster Pendidikan, Waktu Luang dan Budaya, Aris Adi Leksono, dalam keterangannya, Selasa (9/7/2024).

Dia menjelaskan, secara umum tujuan MPLS/Matsama memberikan bekal pengetahuan dan pengalaman terkait dengan program akademik dan nonakademik, tata tertib serta pengenalan lingkungan satuan pendidikan.

Baca Juga: Soal Tantangan Megawati, Ketua KPK Minta Penyidik AKBP Rossa Tetap Lanjutkan Kasus Harun Masiku

Selain itu, mengenali potensi diri siswa baru, membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum dan sarana prasarana sekolah, menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru, mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya.

Untuk itu, MPLS harus menjunjung tinggi prinsip perlindungan anak.

Sebagaimana tercantum dalam Konvensi Hak Anak yang mengedepankan prinsip nondiskriminasi, prinsip kepentingan terbaik bagi anak, prinsip hak hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan serta prinsip penghargaan terhadap pendapat anak.

Aris mengatakan, semua pihak terkait harus menjalankan protokol MPLS ramah anak, yakni satuan pendidikan menjalankan petunjuk teknis MPLS yang diberikan kementerian atau dinas pendidikan secara baik dan benar.

Baca Juga: Pemimpin Hamas: Serangan Terbaru Israel di Gaza Dapat Membahayakan Perundingan Gencatan Senjata

Serta satuan pendidikan memberi tahu orang tua siswa rincian kegiatan MPLS untuk memastikan tidak ada unsur kekerasan.

Selain itu, satuan pendidikan dan orang tua mengawal, mengawasi serta memberikan bimbingan terhadap MPLS ramah anak.

"Saat pembukaan MPLS, satuan pendidikan, panitia dan perwakilan orang tua menandatangani pernyataan MPLS ramah anak, anti kekerasan," ujarnya.

Pihak satuan pendidikan juga diminta menyediakan layanan aduan kekerasan dan secara intensif mengawasi jalannya MPLS.

Baca Juga: Cara Mengatur Kontrol Orang Tua di Deretan Media Sosial Populer

Selain itu, KPAI mendorong satuan pendidikan, masyarakat, aparat penegak hukum dan pemerintah berkomitmen menjadi pelopor dan pelapor dalam mewujudkan MPLS ramah anak dan antikekerasan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK