Jokowi Sebut Prabowo Semakin Siap Mengemban Tugas Usai Operasi Cidera Kaki

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucap rasa syukur usai Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, sukses menjalani operasi cidera kaki di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman.
"Alhamdulilah operasi Bapak Prabowo @prabowo 1 minggu lalu berjalan dengan lancar. Tindakan medis untuk pemulihan cidera yang pernah dialami Pak Prabowo ketika bertugas di TNI ini, sukses dilakukan oleh tim dokter dan perawat di RSPPN Sudirman," kata Jokowi melalui instagram pribadinya @Jokowi, Minggu (30/6/2024) malam.
Dia berdoa untuk Prabowo agar proses pemulihan berlangsung cepat. Menurutnya, usai menjalani operasi tersebut, Prabowo semakin siap mengemban tugas sebagai presiden yang akan dilantik pada Oktober mendatang.
Baca Juga: Prabowo Siap Aktivitas Kembali Usai Operasi Cidera Kaki Akibat Terjun Payung
"Mari kita doakan proses pemulihan pasca operasi besar Pak Prabowo, agar inshaAllah semakin siap untuk mengemban tugas melayani masyarakat Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Prabowo juga mengungkapkan terima kasih atas doa dan dukungan Jokowi di balik keberhasilan proses operasi cidera kaki yang sukses dijalankannya satu minggu lalu di Indonesia.
"Terima kasih kepada Presiden RI @jokowi yang sudah memberikan dukungan moril dan doa," ujar Prabowo dalam unggahan instagram pribadinya @prabowo pada Minggu (30/6/2024).
Prabowo pun mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan terima kasih kepada tim dokter yang menanganinya, yakni Brigjen TNI Purn dr. Robert Hutauruk, Kolonel dr. Sunaryo, dr. Siska Widayati, dibantu dengan dr. Thomas dan seluruh perawat serta para tenaga medis di RSPPN Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan.
"Semua ini untuk negara dan bangsa, saya juga yakin tim dokter dan seluruh tenaga medis yang menanganinya pun handal dan profesional," ucapnya.
Prabowo juga mengungkap bahwa penyebab cidera yang sudah lama tersebut adalah dua kali kecelakaan terjun payung saat dirinya masih aktif bertugas di TNI.
"Seperti sudah diketahui banyak pihak, saya pernah mengalami dua kali kecelakaan terjun payung saat bertugas di TNI pada tahun 80an di kaki kiri saya, cidera ini selama ini masih saya rasakan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









