Bertemu Zelensky Tidak Akan Membuat Prabowo Dibenci Rusia dan Pendukungnya
Atikah Umiyani | 7 Juni 2024, 14:45 WIB

AKURAT.CO Kesediaan Menteri Pertahanan (Menhan) RI sekaligus Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto untuk bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuai sorotan.
Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran, Hariqo Wibawa Satria, memastikan, pertemuan tersebut tidak akan merusak hubungan Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan para pengikutnya.
"Apakah Prabowo jadi tidak disukai Vladimir Putin dan pendukung Rusia? tidak, karena fitrah manusia ingin hidup damai. Dunia tahu, Putin lebih mendengarkan kata Prabowo ketimbang Joe Biden," kata Hariqo melalui X pribadinya @hariqosatria, Jumat (7/6/2024).
Hariqo mengatakan, pertemuan tersebut sebagai wujud dari kepribadian Prabowo yang mencintai kedamaian. Bahkan di dalam negeri, Prabowo juga terus berkomunikasi serta mendatangi mereka yang pernah menjatuhkan dan melukainya.
"Apakah Prabowo tidak khawatir ditinggalkan pendukung fanatiknya? Prabowo menjawab 'dendam itu tidak ada gunanya, saya tidak punya dendam'. Prabowo sama saja di dalam dan luar negeri, apa adanya, bicara dari hatinya dengan bahasa Indonesia dan asing yang sama baiknya," ujarnya.
Hariqo meyakini, para pemimpin dunia pasti mengerti bagaimana ketegasan Prabowo dalam bersikap. Seperti halnya, saat Prabowo memberi peringatan kepada China, Amerika serta aliansinya tentang bahaya ilmu pengetahuan dan teknologi.
Begitu juga soal keberpihakan Prabowo terhadap Palestina. Menurutnya, Prabowo selalu diterima oleh negara manapun walaupun dirinya selalu menyebut bahwa negara barat menerapkan standar ganda terhadap Palestina.
Baca Juga: Viral Video Sekuriti Pukul Anjing Penjaga hingga Ketakutan, Begini Respons Plaza Indonesia!
"Tapi mereka tetap menghormati Prabowo, karena pendirian Prabowo sangat kokoh, Prabowo ingin negara Palestina dan negara Israel itu eksis dan hidup bertetangga dengan bahagia. Two-state solution," tuturnya.
"Prabowo yakin bahwa Islam, Kristen, Yahudi, Katolik, Zoroaster, Hindu, Buddha, Konghucu dan lain-lain pasti bisa hidup berdampingan. Keluar, Prabowo mendorong perdamaian dunia, ke dalam, ia menjaga persatuan," sambungnya memungkasi
Seperti diketahui, pertemuan Prabowo dengan Zelensky terjadi di sela-sela forum pertahanan dunia, The IISS Shangri-La Dialogue, Singapura, Sabtu (1/6/2024).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Zelensky membahas soal tantangan keamanan global dan regional. Keduanya juga menegaskan pentingnya menjaga perdamaian dan keamanan internasional di tengah terjadinya sejumlah konflik dan ancaman terorisme.
Kedua negara sepakat perlunya melakukan dialog damai dan solusi melalui upaya diplomatik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara









