Jelang Turun Tahta, Harta Presiden Jokowi Meningkat Pesat Jadi Segini

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk tahun 2023 kepada KPK.
Terdapat kenaikan harta Presiden Jokowi yakni sebanyak 75 persen apabila dibandingkan dengan LHKPN-nya pada 2019.
Baca Juga: ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Terhadap Pos Militer di Irak Utara
Pada tahun 2023, Presiden Jokowi tercatat memiliki harga sebesar Rp95,82 dari yang sebelumnya Rp54,72 miliar.
Seperti yang terlihat di LHKPN 2024, harta tertinggi Presiden RI ketujuh itu terdapat pada komponen kas dan setara kas serta tanah dan bangunan.
Jelang akhir masa jabatannya, Jokowi tercatat memiliki kas dan setara kas sebesar Rp20,84 miliar atau naik 133 persen persen dari sebelumnya.
Baca Juga: Penelitian Mengungkapkan Musim Panas 2023 Menjadi yang Terpanas dalam 2.000 Tahun Terakhir
Kemudian aset berupa tanah dan bangunan Jokowi naik 63 persen (yoy) menjadi Rp74,19 miliar.
Sementara itu, alat transportasi dan harta bergerak Presiden Jokowi masing-masing turun 33 persen (yoy) dan 1 persen (yoy).
Baca Juga: Mobil Mewah SYL
Akan tetapi kedua komponen harta ini hanya berkontribusi kurang dari satu persen terhadap total kekayaan Jokowi.
Baca Juga: Dianggap Sebarkan Fitnah, Sarwendah Somasi 5 Akun TikTok
Adapun Jokowi juga pada 2023 tercatat tidak memiliki utang, sedangkan pada awal menjabat periode kedua dia tercatat memiliki Rp861,36 juta.
Sebagai informasi Jokowi tercatat tidak memiliki utang sejak 2022. Pada LHKPN 2021, Jokowi melaporkan utang sebesar Rp309,33 juta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









