Akurat

Pesan Gibran dalam Paskah Nasional GAMKI: Pentingnya Peran Pemuda Jaga Kerukunan Umat

Citra Puspitaningrum | 24 April 2024, 17:48 WIB
Pesan Gibran dalam Paskah Nasional GAMKI: Pentingnya Peran Pemuda Jaga Kerukunan Umat

AKURAT.CO Wakil Presiden RI terpilih, Gibran Rakabuming Raka, mengapresiasi kegiatan Paskah Nasional sekaligus perayaan Dies Natalis ke-62 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) yang digelar di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, pada 17-23 April 2024.

Dalam sambutannya melalui tayangan video, Wali Kota Surakarta ini berharap kegiatan Paskah nasional menjadi momentum penting untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Menurutnya, Kabupaten Alor yang disebut pulau seribu keindahan alam dan budaya yang tak ternilai harus tetap dijaga.

"Apresiasi bagi GAMKI yang menyelenggarakan Paskah nasional, sejalan dengan tema Kebangkitan Yang Memulihkan menjadi langkah yang penting dengan rasa optimis, produktif untuk selalu menjadi manfaat bagi sesama," kata Gibran.

Baca Juga: Cak Imin Singgung Lagi Hak Angket di Momen Penetapan Prabowo-Gibran jadi Presiden dan Wakil Presiden  

Gibran juga meminta kepada GAMKI untuk terus bersama pemerintah dalam memberdayakan pemuda.

"Peran GAMKI harus terus berjalan bagi kebaikan masyarakat dan bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Sinurat, menyampaikan bahwa kegiatan Paskah dan Dies Natalis GAMKI sebagai momentum sejarah dan kehormatan bagi GAMKI.

Kegiatan ini menjadi hal yang penting bagi GAMKI, terutama dalam menjaga kerukunan untuk semua umat.

"Kegiatan ini tidak hanya sekadar acara, namun menjadi momentum yang penting, terutama untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama. Tidak kalah penting juga, GAMKI akan terus berkontribusi dan berperan aktif membangun bangsa dengan pemikiran serta kerja-kerja GAMKI," jelasnya.

Menurut Sahat, Kabupaten Alor sangat layak dijadikan contoh tentang toleransi dan menjaga kerukunan umat beragama, khususnya dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Tema Paskah Kebangkitan yang Memulihkan antara lain memulihkan masyarakat kita dari kemiskinan, dari ketidakadilan, kondisi perekonomian yang dinilai masih bermasalah. Karena Paskah tidak hanya tentang hubungan kita dengan Tuhan tapi yang paling penting bagaimana membangun kemajuan masyarakat ini ke depan," paparnya.

Baca Juga: Kabinet Prabowo-Gibran Bakal Ada 40 Kursi? Pakar: Terlalu Berlebihan

Terkait dengan pemilihan Alor karena kabupaten ini dinilai sebagai daerah yang memiliki nilai kerukunan hidup antarumat beragama yang tinggi.

"Warisan toleransi atau kerukunan yang terjadi di masyarakat Kabupaten Alor ini menjadi inspirasi bagi kita semua. Terbukti dengan penghargaan dari pemerintah pusat," kata Sahat.

"GAMKI akan terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Peran GAMKI akan terus berlanjut khususnya dalam menjaga kerukunan umat beragama," tambahnya.

Sementara, terkait keputusan Mahkamah Konstitusi tentang sengketa Pilpres 2024, GAMKI mengajak semua pihak untuk menghormati dan menerimanya.

"Perbedaan pendapat adalah hal biasa dalam demokrasi. Dan negara kita telah mengatur ruang-ruang yang legal untuk menyampaikan keberatan terkait hasil pilpres. Sehingga ketika MK telah menetapkan putusan, kita pun harus menerima dan menghormati," kata Sahat.

Sahat meyakini pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dapat merangkul semua pihak dan mengajak para pemimpin nasional lainnya untuk duduk bersama kembali.

"Kami berharap dan yakin bahwa Bapak Prabowo dan Mas Gibran akan menjadi pemimpin bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan dapat merangkul kembali semua pihak yang berseberangan dalam Pemilu 2024 lalu," ujarnya.

"Mari kita bangsa Indonesia kembali rukun, damai dan bersatu. Kita kembali bekerja bersama untuk kemajuan rakyat dan negeri yang kita cintai ini," Sahat berpesan, melalui keterangan yang diterima Rabu (24/4/2024).

Adapun, Paskah Nasional dan Dies Natalis ke-62 GAMKI di Kabupaten Alor turut dimeriahkan berbagai kegiatan seperti bazar UMKM, doa bersama, pawai hingga karnaval budaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.