Pesan Paskah, Uskup Agung Jakarta Singgung Keserakahan Manusia

AKURAT.CO Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo, menyampaikan kekhawatirannya terhadap situasi keserakahan umat manusia.
Hal itu disampaikannya lewat pesan Misa Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (31/3/2023).
Kardinal Suharyo menyinggung tentang peristiwa mengerikan yang belakangan ini sering terjadi seperti perdagangan manusia, korupsi hingga pencucian uang.
"Di tahun 2024 kita membaca, mendengar dan melihat di media massa tentang perbudakan di negeri kita. Mulai dari TPPO yang korbannya tidak sedikit, kejahatan korupsi hingga tindak pidana pencucian uang," ujarnya.
Menurut Kardinal Suharyo, rentetan kejadian tersebut pasti bermula dari keserakahan manusia yang bisa merusak tatanan kehidupan.
Baca Juga: Menjadi Kegiatan Menghias Paling Dinanti, Ternyata Ini Arti Telur dalam Peringatan Hari Paskah!
"Keserakahan memperbudak orang secara fisik, psikis dan komunal. Merusak bukan hanya kehidupan pribadi tetapi juga kehidupan bersama," katanya.
Maka dari itu, Kardinal Suharyo mengajak seluruh umat agar memaknai Paskah dengan kembali kepada Kristus, berbuat baik agar makna kehidupan semakin nyata.
"Kristus macam apa yang akan kita biarkan hidup di dalam hidup kita? Berdasarkan khotbah Petrus, Yesus berkeliling sambil berbuat baik karena Allah menyertai dia. Untuk itu, mari kita menimba kekayaan Paskah dan membuat hidup kita semakin bermakna," jelasnya berpesan.
Tahun ini, Misa Paskah Gereja Katedral Jakarta mengusung tema Solidaritas dan Subsidiaritas untuk Mencapai Kesejahteraan Bersama, yang mengajak seluruh umat Katolik untuk bangkit bersama Kristus dan berani mengubah diri.
Baca Juga: Identik Sebagai Simbol, Kenali Makna Dari Telur Paskah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









