Menjadi Kegiatan Menghias Paling Dinanti, Ternyata Ini Arti Telur dalam Peringatan Hari Paskah!

AKURAT.CO Mengingat sebentar lagi perayaan Hari Paskah akan tiba, ternyata masih banyak yang belum tahu arti telur yang dihias beragam warna dan penuh kretiativitas.
Ternyata, kegiatan menghias telur tersebut merupakan tradisi tiap tahun umat Kristen dalam memperingati Hari Paskah.
Selain itu, mereka biasanya juga mengadakan sejumlah lomba untuk anak-anak, mulai dari aksi menghias telur, menggelindingkan telur, dan berburu telur.
Mengutip berbagai sumber, Rabu (27/3/2024), berikut ini arti telur yang identik dengan peringatan Hari Paskah.
Baca Juga: Jelang Paskah dan Idulfitri, Potensi Terorisme di Indonesia Tergolong Rendah hingga Sedang
Arti Telur di Hari Paskah
Orang-orang yang merayakan Paskah biasanya mengadakan lomba hias telur yang dihiasi dengan warna-warni.
Oleh sebab itu, seringkali Hari Paskah identik sekali dengan telur. Namun, ternyata telur tersebut memiliki makna tersendiri yang perlu kamu pahami.
Dekorasi telur diperkirakan berasal dari setidaknya abad ke-13, yang dianggap sebagai simbol kehidupan baru dan dikaitkan dengan festival pangan musim semi.
Dari perspektif ajaran agama Kristen, telur Paskah berfungsi sebagai simbol kebangkitan Yesus dari kubur.
Baca Juga: Resep Hot Cross Bun, Roti Yang Identik Dengan Hari Paskah
Tradisi menghias telur untuk Paskah di abad ke-13, disebut bahwa telur dilarang untuk dimakan selama masa puasa dan penebusan dosa.
Dari tradisi itu, orang-orang mulai melukis dan menghias telur untuk menandai berakhirnya masa puasa dan penebusan dosa, dan kemudian memakannya sebagai perayaan Paskah.
Situs TIME melaporkan bahwa asal usul telur Paskah dimulai di Eropa pada abad pertengahan. Namun, tradisi ini dianggap bukan berasal dari umat Kristiani, melainkan diyakini berasal dari agama lain.
Di sisi lain, Carole Levin, Profesor Sejarah dan Direktur Program Studi Abad Pertengahan dan Renaissance di Universitas Nebraska, mengatakan bahwa para pakar percaya bahwa telur Paskah berasal dari festival Anglo-Saxon, perayaan Dewi Eastre yang dilakukan setiap musim semi, yang dianggap sebagai kebangkitan alam setelah musim dingin.
Telur termasuk dalam perayaan Eastre. Telur dimakan selama festival dan mungkin juga dikubur di dalam tanah untuk meningkatkan kesuburan.
Beberapa orang juga berpendapat bahwa telur Paskah tidak praktis, karena di masa lalu ada aturan yang sangat ketat mengenai puasa Prapaskah yang melarang orang Kristen makan daging atau produk hewani apa pun, termasuk telur.
Melihat asal usul pentingnya kehadiran telur di Hari Paskah, tak heran jika saat ini telur menjadi salah satu komponen penting.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







