Profil Hanan Supangkat, Bos Rider yang Rumahnya Digeledah KPK Terkait Pencucian Uang Syahrul Yasin Limpo

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Hanan Supangkat dan menyita uang senilai belasan miliar rupiah, Rabu (6/3/2024) malam.
Selain uang, KPK juga menyita dokumen-dokumen yang terkait dengan proyek Kementerian Pertanian RI.
Penggeledahan Hanan Supangkat dilaksanakan dalam konteks penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Kasus korupsi tersebut terkait dengan penyalahgunaan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) keuangan negara dan dugaan penerimaan gratifikasi di Kementerian Pertanian dalam rentang waktu 2019-2023.
Rumah Hanan Supangkat terletak di Kembangan, Jakarta Barat.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Bos Pakaian Dalam Rider Hanan Supangkat
Sehubungan dengan itu, simak berikut profil Hanan Supangkat.
Profil Hanan Supangkat
Hanan Supangkat saat ini menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) dan juga Direktur Utama di PT Mulia Knitting Factory, sebuah perusahaan yang menghasilkan celana dalam dengan merek Rider.
Perusahaan ini telah berdiri sejak tahun 1955 dan mengalami pertumbuhan yang signifikan pada tahun 1980-an.
Selain sebagai pemimpin perusahaan, Hanan Supangkat dikenal karena gaya hidup glamornya.
Dia memiliki koleksi mobil Ferrari dan mengetuai Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI).
Sebelum terlibat dalam kasus bersama Syahrul Yasin Limpo, Hanan Supangkat dikenal sebagai pengusaha yang sukses.
Mampu membeli mobil Ferrari dari hasil penjualan pakaian dalam.
Hanan Supangkat dilaporkan memiliki Ferrari 458 Speciale dan Ferrari 360 Modena.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di California, Amerika Serikat, Hanan Supangkat diminta untuk bergabung dengan perusahaan milik kakeknya H. Max Mulyadi Supangkat dan ayahnya Henry Supangkat yang telah lama terlibat dalam bisnis tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






