KUA Diusulkan Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Komisi VIII DPR Minta Kemenag Ubah Regulasi Dulu

AKURAT.CO Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, mengimbau agar pemerintah mengubah regulasi terlebih dahulu sebelum menjadikan Kantor Urusan Agama (KUA) jadi tempat pencatatan pernikahan semua agama.
"Ketika ada wacana untuk KUA juga dijadikan sebagai tempat untuk pernikahan agama lain, tentu yang harus dirubah adalah regulasinya dulu. Jadi prinsipnya Kemenag itu harus melayani semua agama," kata Ace, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/2/2024).
Baca Juga: Menko PMK Dukung KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama: KUA Bukan Kantor Urusan Agama Tertentu
"Jadi ketika ada wacana terkait KUA ini maka kita harus kembalikan kepada dasar konstitusi kita, bahwa yang namanya Kemenag memang harus melayani semua agama," tambah dia.
Ketua DPP Partai Golkar ini juga menyebut, Kementerian Agama memang seharusnya melayani seluruh agama, tidak agama islam saja. Di mana sebelumnya regulasinya KUA hanya melayani untuk yang beragama islam, maka kalau ingin diubah, harus merubah regulasinya terlebih dahulu.
"Tentu yang pertama kali yang diubah adalah regulasinya. Karena memang selama ini regulasinya tidak memberikan kewenangan kepada KUA untuk memberikan layanan kepada agama selain agama Islam," imbuhnya.
Ace menjelaskan, untuk mengubahnya perlu dilaksanakan revisi Undang-Undang Perkawinan oleh DPR. Kendati demikian, dia menanyakan apa urgensinya sehingga harus dirubah.
Baca Juga: Kemenag Diminta Maksimalkan Peran KUA Dibanding Jadi Tempat Nikah Semua Agama
"Tapi pertanyannya apakah memang seurgent itukah kita harus misalnya memberikan satu revisi terhadap UU Perkawinan dalam konteks KUA memberikan layanan," ucap Ace.
"Nah, jadi kalau menurut saya yang harus diambil dari pernyatannya Gus Men adalah bahwa Kementerian Agama harus melayani semua agama," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








