Akurat Logo

Salah Input Data Sirekap Bisa Tingkatkan Ketidakpercayaan Publik

Dwana Muhfaqdilla | 18 Februari 2024, 17:28 WIB
Salah Input Data Sirekap Bisa Tingkatkan Ketidakpercayaan Publik

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui terjadinya kesalahan input data Formulir C1 hasil perolehan suara Pemilu 2024 ke dalam Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap).

KPU mengaku telah melakukan perbaikan pada kesalahan input data dari ribuan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada.

Menurut pengamat politik Dedi Kurnia Syah Putra, peristiwa tersebut bisa menurunkan legitimasi publik atas jalannya Pemilu 2024.

"Kekeliruan semacam ini bisa tingkatkan ketidakpercayaan publik atas hasil pemilu," katanya saat dihubungi Akurat.co, Minggu (18/2/2024).

Dedi mengatakan, jajaran komisioner KPU perlu mempertimbangkan untuk undur diri serentak.

Baca Juga: Temuan Timnas Amin, Sirekap Terstruktur dan Masif untuk Menangkan Salah Satu Calon

Hal ini dikarenakan gagal menyelenggarakan Pemilu 2024 yang baik dan adil untuk semuanya.

Jika kekeliruan input data sudah cukup besar maka bisa ditafsirkan itu adalah kesalahan yang disengaja. 

"Jika memang tidak disengaja sekalipun, KPU harus berani menghadapi audit," ujar Dedi.

Ia menambahkan, KPU harus siap mendapatkan sanksi yang sangat tegas soal ini.

"Bahkan jika kekeliruan itu hanya soal satu suara sekalipun, sanksi harus tetap sangat berat," jelas Dedi yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO).

Baca Juga: Bawaslu Dorong Sirekap Diaudit: Proses Penghitungan Suara Harus Transparan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.