Akurat

2 Pimpinan PT ITSS Asal China Jadi Tersangka Kasus Ledakan Smelter Morowali

Rizky Dewantara | 12 Februari 2024, 19:03 WIB
2 Pimpinan PT ITSS Asal China Jadi Tersangka Kasus Ledakan Smelter Morowali

AKURAT.CO Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menetapkan dua orang pimpinan penting PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) yang beroperasi di Kabupaten Morowali, sebagai tersangka ledakan smelter pada Desember 2023.

"Dua pejabat tersebut merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal China inisial ZG dan Z," kata Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono di Palu, dikutip Antara, Senin (12/2/2024).

Baca Juga: Dukung Luhut, Lemtaki Minta Kebakaran Smelter Morowali Dipidanakan

Tersangka WNA itu, yakni ZG berstatus sebagai Supervisor Furnace PT Zhao Hui Nikel yang diperbantukan ke PT ITSS, dan Z adalah Wakil Supervisor PT OSMI.

Meski begitu, dia belum menjelaskan secara terperinci alasan kedua WNA tersebut ditetapkan sebagai tersangka. "Kedua tersangka dijerat Pasal 188, 359 dan 360 KUHP," ujarnya.

Dalam kasus tersebut tim penyidik telah memeriksa 27 orang saksi yang merupakan karyawan dan dianggap bertanggung jawab atas peristiwa nahas tersebut.

"Saksi yang diperiksa yakni Tenaga Kerja Indonesia (TKI) maupun TKA, termasuk ada sejumlah korban yang sudah pulih, kami telah mintai keterangan," ucapnya.

Baca Juga: Lagi-lagi, Terjadi Kebakaran di Pabrik Smelter Morowali

Dari hasil penyelidikan sebelumnya, diduga sejumlah standar operasional prosedur (SOP) yang dilanggar dari sisi petugas, baik metode kerja maupun dari keputusan oleh pihak yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan itu.

Pada peristiwa yang terjadi pada tanggal 24 Desember 2023 itu tercatat 20 korban meninggal dunia, terdiri dari 12 orang pekerja asal Indonesia dan delapan orang merupakan TKA.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.