Akurat

HP Milik Ketua dan Anggota DKPP Diretas, Bukan Terkait Kasus Gibran

Citra Puspitaningrum | 9 Januari 2024, 16:10 WIB
HP Milik Ketua dan Anggota DKPP Diretas, Bukan Terkait Kasus Gibran

AKURAT.CO Ketua DKPP Heddy Lugito mengakui adanya peretasan (hack) telepon seluler (handphone/HP) terhadap tiga anggota, yang diyakininya tidak terkait penanganan kasus dugaan pelanggaran etik Komisioner KPU, terkait status Gibran Rakabuming. Ketiga HP yang diretas milik Heddy dan dua anggota lainnya yakni Ratna Dewi Pettalolo dan I Kade Witarsa Raka Sandi.

Peretasan tersebut, kata Heddy, terjadi pada Senin (8/1/2024) malam. Peretasan terjadi secara bersamaan. Bahkan Heddy mengaku belum bisa mengoperasikan HP secara normal hingga kini.

"Enggak ada kaitannya, kan kita enggak menangani itu. Kita menangani pelanggaran etikanya anggota KPU," kata Heddy, selepas meresmikan kantor baru DKPP, di Jakarta, Selasa (9/1/2024).

Baca Juga: Periksa Gibran, Bawaslu Jakpus Dihadiahi Laporan DKPP

DKPP sedang menangani kasus dugaan pelanggaran kode etik tujuh pimpinan KPU terkait keputusan menerima Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024. Heddy menilai terlalu jauh penanganan perkara etik komisioner KPU dikaitkan dengan kasus peretasan.

"Handphone saya di hack dan bukan saya saja," kata Heddy.

Baca Juga: Dilaporkan TKN Prabowo-Gibran ke DKPP, Ketua Bawaslu Jakpus: Ya, Sah Saja

Heddy mengaku harus pergi mengurus kartu SIM ke grapari untuk memulihkan HP. Sejauh ini dirinya tidak bisa menerima kontak atau mengontak siapapun.

"Sampai sekarang belum pulih nomor saya, karena yang di hack itu SIM card-nya, saya harus ke Grapari ganti SIM card," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.