Bawaslu Segera Ungkap Hasil Pendalaman PPATK Soal Transaksi Janggal Pemilu 2024

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menerima laporan hasil pendalaman Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) perihal transaksi janggal dalam Pemilu 2024.
Bawaslu akan mengungkapkan ke publik hasil pendalaman laporan PPATK tersebut pada Rabu atau Kamis pekan depan.
"Tunggu pekan depan ya, kami akan melakukan konpers di pekan depan. Kalau enggak hari Rabu, hari Kamis karena menyangkut laporan dana dari PPATK ini," ujar Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, kepada wartawan, Minggu (17/12/2023).
Dia mengatakan, saat ini Bawaslu tengah mendalami kembali laporan supaya tetap memastikan hasil analisis PPATK tersebut secara hati-hati.
"Kami sedang dalami informasi yang disampaikan karena datanya masih mentah. Karena ini informasi yang sangat sensitif dan Bawaslu pun harus berhati-hati dalam melakukan proses pendalaman ini," jelas Lolly.
Baca Juga: Pelototi Debat Capres, Bawaslu: Semua Kontestan Wajib Hadir
Sebelumnya, PPATK melaporkan adanya peningkatan transaksi mencurigakan selama masa kampanye Pemilu 2024. Sebaliknya, rekening khusus kampanye malah tidak terlihat adanya pergerakan.
"Kita menemukan memang peningkatan yang masif dari transaksi mencurigakan. Misalnya terkait dengan pihak-pihak berkontestasi yang kita dapatkan namanya, daftar calon tetap (DCT) itu sudah kita dapat," jelas Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, di Jakarta, Kamis (14/12/2023)
Dia membeberkan, transaksi ilegal tersebut ditemukan usai PPATK mendapatkan dan mengikuti data Daftar Caleg Sementara (DCT).
Baca Juga: Bawaslu Temukan Pelanggaran di Acara Silatnas Desa Bersatu yang Dihadiri Gibran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







