Fakta Menarik Komodo, Hewan Endemik Indonesia Keturunan Dinosaurus

AKURAT.CO Komodo merupakan hewan endemik asli Indonesia. Mereka masih masuk ke dalam keluarga biawak dengan nama latin Varanus Komodoensis.
Komodo umumnya terdapat dan menetap di Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tengara Timur. Selain itu, komodo juga merupakan spesies biawak terbesar di dunia.
Beberapa fakta menarik yang harus diketahui tentang biawak terbesar ini antara lain.
- Merupakan Keturunan Dinosaurus
Mengutip dari jurnal Smithsonian dan data hasil penelitian Amerika Serikat, faktanya komodo merupakan keturunan dinosaurus yang sudah punah berjuta-juta tahun lalu. Hal ini sudah dibuktikan dalam penelitian yang mencocokan DNA dari fosil dinosaurus dan DNA dari komodo.
Jika dilihat dari histori munculnya komodo, kecocokan DNA antara keduanya tidak membuktikan bahwa komodo merupakan keturunan langsung dari dinosaurus.
Pasalnya menurut Paleontolog dari Museum Geologi Unggul Prasetyo, tercatat munculnya komodo diperkirakan pada 30 juta tahun yang lalu sementara punahnya dinosaurus tercatat sekitar 65 juta tahun lalu.
Hal itu juga menegaskan terdapat jeda waktu 35 tahun antara musnahnya dinosaurus dan munculnya komodo.
Baca Juga: Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Jadi Rp3,75 Juta, Begini Kata Pemerhati Pariwisata
- Berasal dari Australia
Faktanya komodo pertama kali bukan muncul di Indonesia dan merupakan hewan migrasi. Hal tersebut dikutip dari Live Science yang mengatakan komodo pertama kali berevolusi di autralia.
Namun, sekitar 900 ribu tahun lalu komodo bermigrasi ke daratan yang lebih rendah yaitu Flores, Indonesia.
Ketika awal kemunculan komodo di Australia, daratan Australia tidak setinggi saat ini. Peruahan ketinggian dan perubahan suhu lingkungan membuat komodo bermigrasi.
Baca Juga: Perilaku Komodo Mulai Berubah, Pengunjung Taman Nasional Komodo Dibatasi 290 Ribu Orang per Tahun
- Baru Diketahui Keberadaannya Setelah Perang Dunia Pertama
Keberadaan komodo baru diketahui ketika perang dunia pertama selesai. Pada dasarnya, komodo merupakan spesies kada yang berevolusi dan mengisolasi di pulau selama jutaan tahun.
Oleh karena itu, keberadaan komodo baru tercium setelah perang dunia pertama selesai.
- Anatomi Tubuh Komodo
Seperti yang sudah diketahui, komodo merupakan spesies biayak terbesar di dunia. Namun degan panjang hingga 3 meter lebih dan berat 150kg, komodo masih bisa bergerak dengan gesit serta memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat untuk berburu.
Ketika berkelahi, biasanya komodo memposisikan dirinya untuk berdiri. Ekor pada komodo lah yang berguna untuk menopang tubuhnya ketika hendak berdiri. Sementara itu, komodo memiliki kepala yang cenderung kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya.
Untuk berburu mangsa, komodo mengandalkan cakarnya yang panjang dan tajam, rahang kuat yang berisi racun, serta kulitnya yang tertutup sisik tebal sebagai pertahanan tubuh.
Dengan anatomi tubuh tersebut, komodo merupakan hewan yang diciptakan untuk bertarung memperlihatkan puncak rantai makanan.[] (Sastra Yudha Muhidin)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









