Akurat

AQUA Resmi Jadi Partner Hidrasi TMII, Wujudkan Pariwisata yang Sehat dan Berkelanjutan

M. Rahman | 29 November 2025, 13:00 WIB
AQUA Resmi Jadi Partner Hidrasi TMII, Wujudkan Pariwisata yang Sehat dan Berkelanjutan

AKURAT.CO Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan AQUA resmi menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat upaya pelestarian budaya serta mendorong praktik wisata yang lebih sehat dan ramah lingkungan. Kolaborasi ini mencakup penyediaan hidrasi sehat bagi
pengunjung TMII oleh AQUA.

Sebagai bagian dari kemitraan strategis ini, TMII dan AQUA menghadirkan ekosistem pengumpulan dan pengelolaan sampah plastik pascakonsumsi berupa 2 unit reverse vending machine (RVM) yang merupakan mesin otomatis yang menerima kemasan botol plastik pascakonsumsi untuk didaur ulang, 1 unit waste station (WS), dan sejumlah dropbox di kawasan TMII.

Bersama dengan Rekosistem dan Plasticpay, AQUA dan TMII memastikan seluruh sampah botol plastik pasca
konsumsi di kawasan TMII masuk kedalam sistem daur ulang AQUA dengan mengedepankan pendekatan ekonomi sirkular. Hal ini juga sejalan dengan visi pemerintah yang terus mendorong pengelolaan sampah plastik yang berkelanjutan.

Membuka peresmian kemitraan strategis TMII dan AQUA, Itok Parikesit, Asisten Deputi Pengembangan Produk Pariwisata Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi ini.

Hadirnya kolaborasi ini memiliki signifikansi strategis. TMII, sebagai representasi keberagaman dan identitas bangsa, membawa mandat pelestarian budaya. Sementara AQUA, dengan pengalaman lebih dari lima dekade, memiliki rekam jejak kuat dalam
keberlanjutan dan edukasi lingkungan.

Baca Juga: Aqua Elektronik Luncurkan AC AQA-KCRFQBL3: Tangguh, Hemat Energi, dan Higienis

Kemitraan ini menunjukkan bagaimana pengelola destinasi dan industri dapat berkolaborasi dalam satu visi yaitu merawat budaya sekaligus menjaga lingkungan. Inisiatif ini juga sejalan dengan program Gerakan Wisata Bersih yang diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan kualitas destinasi yang aman, nyaman, sehat, inklusif dan berwawasan lingkungan.

"Harapan kami, kolaborasi TMII dan AQUA ini terus berkembang menjadi model ekosistem yang berkelanjutan,” ujar Itok.

Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Secretary AQUA, turut mempertegas komitmen AQUA dalam mendorong pariwisata berkelanjutan. AQUA adalah brand air minum dalam kemasan yang lahir dan tumbuh bersama masyarakat Indonesia selama lebih dari lima dekade.

Dari perjalanan panjang tersebut, perusahaan belajar bahwa kelestarian lingkungan selalu berjalan seiring
dengan kualitas hidrasi yang dihadirkan setiap hari. Karena itu, komitmen perusahaan tidak hanya pada
penyediaan hidrasi sehat, tetapi juga pada upaya pelestarian lingkungan, termasuk pengelolaan sampah plastik.

"Kami bangga dapat menjalankan kolaborasi strategis dengan TMII untuk pelestarian warisan budaya bangsa Indonesia serta mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Tentunya upaya ini sejalan dengan Gerakan Wisata Bersih yang diluncurkan Kementerian Pariwisata. Kami berharap upaya kolaboratif bisa menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berkualitas,
bersih, dan relevan dengan nilai keberlanjutan," papar Vera.

Ratri Paramita, Pelaksana Tugas Direktur Utama TMII, menyambut baik kolaborasi ini dan menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan budaya Indonesia.

Sebagai taman budaya yang merepresentasikan kekayaan dan keberagaman Indonesia, TMII memiliki tanggung jawab untuk memastikan warisan budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga relevan bagi generasi masa kini. Banyak unsur budaya kita yang bersumber dari alam, mulai dari kerajinan, kuliner, hingga tradisi, sehingga menjaga lingkungan berarti menjaga akar budaya itu
sendiri.

"Melalui kolaborasi bersama AQUA, kami memperkuat peran TMII dalam mengedukasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga keberlanjutan lingkungan, dimulai dari tindakan sederhana seperti memilah dan mengelola sampah plastik pascakonsumsi. Kami berharap langkah ini dapat menjadi contoh nyata bahwa pelestarian budaya dan lingkungan dapat berjalan
berdampingan,” ujarnya.

Dalam kemitraan strategis ini, semua sampah plastik dari seluruh ekosistem pengelolaan sampah di TMII yaitu RVM, dropbox dan juga WS, semuanya akan bermuara kepada ekosistem daur ulang AQUA, untuk kemudian diolah menjadi bahan baku botol plastik kembali.

Kolaborasi TMII dan AQUA turut mengembangkan berbagai inisiatif untuk memperluas edukasi mengenai pentingnya penerapan ekonomi sirkular salah satunya melalui Vir-ART-lity, sebuah pameran hasil kompetisi instalasi seni yang dibuat dari upcyling botol-botol plastik PET.

Program yang melibatkan sejumlah mahasiswa dan seniman muda dari berbagai daerah di Indonesia ini
bertujuan menghadirkan wadah kreatif bagi generasi muda untuk menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mempromosikan keindahan budaya Nusantara melalui medium seni.

Hasil kompetisi Vir-ART-lity dikurasi oleh para seniman nasional Indonesia: Tromarama, kolektif seniman yang dikenal melalui eksplorasi hiperrealitas, keterhubungan antara dunia digital dan fisik; Erwin Windu Pranata, seorang seniman multidisiplin; serta REEXP (REcycle-EXPerience), duo kolektif seni yang dikenal dengan praktik eksperimen menggunakan benda temuan sehari-hari, termasuk limbah rumah tangga non-organik.

Seluruh 15 karya terbaik dapat dinikmati pengunjung
TMII di Museum Indonesia mulai 27 November 2025.
"Melalui kolaborasi ini, TMII ingin mengajak setiap pengunjung untuk tidak hanya menikmati kekayaan Indonesia, tetapi juga ikut menjaganya. Tradisi, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan adalah warisan yang kita rawat dan bangun bersama,” ujar Ratri.

Melengkapi upaya penguatan ekosistem pengelolaan sampah serta penerapan ekonomi sirkular, AQUA turut menyediakan kios yang terbuat dari material daur ulang tutup botol plastik.

Vera pun percaya upaya menjaga lingkungan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan budaya. Karena itu, inisiatif bersama TMII ini tidak hanya memperluas edukasi dan aksi pengelolaan sampah, tetapi juga mempertegas posisi AQUA sebagai pemimpin kampanye nasional dalam pendidikan daur ulang plastik serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendorong penerapan ekonomi sirkular sesuai peta jalan #BijakBerplastik.

Penyediaan kios dari material daur ulang tutup botol plastik ini merupakan salah satu program percontohan yang menjadi salah bentuk nyata bagaimana sampah plastik pascakonsumsi dapat kembali masuk ke rantai nilai ekonomi, serta menjadi bagian dari ekosistem keberlanjutan.

"Kami berharap upaya ini menjadi edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi nilai ekonomi dari botol plastik pascakonsumsi," tukas Vera.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa