Akurat

Gandeng Dubes Swiss, Kadin Siap Bahas Kerja Sama Inovasi dan Pendidikan Vokasi

Hefriday | 2 Juni 2025, 14:50 WIB
Gandeng Dubes Swiss, Kadin Siap Bahas Kerja Sama Inovasi dan Pendidikan Vokasi

AKURAT.CO Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menerima kunjungan Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Olivier Zehnder, pada Senin (2/6/2025) di Menara Kadin Indonesia.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan hubungan ekonomi bilateral hingga kerja sama di sektor inovasi dan pendidikan vokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Anindya Bakrie, yang akrab disapa Anin, mengungkapkan bahwa dialog berlangsung produktif dan mencakup persiapan agenda kunjungan pimpinan tinggi dari Swiss ke Indonesia. Kunjungan itu direncanakan berlangsung pada akhir September atau awal Oktober 2025.

Baca Juga: Kolaborasi Kadin–Prancis Percepat Pendirian 1.000 Dapur Gizi MBG

"Seperti biasa, kami di Kadin akan menyelenggarakan forum bisnis untuk mendukung agenda pemerintah dan memperkuat kerja sama antar pelaku usaha," ujar Anin.

Anin menyoroti kekuatan Swiss di bidang inovasi dan pendidikan vokasi. Menurutnya, negara tersebut telah membuktikan diri sebagai pemimpin dalam teknologi mekanik maupun teknologi berkelanjutan seperti hidroelektrik, yang kini menjadi perhatian utama dalam isu global perubahan iklim.

“Kita bisa belajar dari mereka, terutama dalam bidang vocational studies yang sangat membantu penciptaan lapangan kerja. Di sektor hospitality atau pelayanan pariwisata, Swiss memiliki keunggulan yang patut kita adaptasi,” tambah Anin.

Dari sisi Swiss, Duta Besar Olivier Zehnder menyambut antusias peluang kolaborasi lebih erat antara kedua negara. Ia menyatakan, kemajuan hanya bisa dicapai bila sektor publik dan swasta berjalan beriringan.

Baca Juga: Kadin Gandeng Pengusaha Prancis, Target Bangun 1.000 Dapur Program MBG

“Kami senang dapat bermitra dengan Kadin. Hubungan yang saling menguntungkan ini bisa mendorong kolaborasi lintas sektor, dan Indonesia adalah mitra penting bagi Swiss di kawasan ASEAN,” ucap Zehnder.

Zehnder juga menekankan bahwa kerja sama ekonomi Indonesia-Swiss telah memiliki dasar yang kuat, khususnya dengan adanya CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement), perjanjian perlindungan investasi, dan rekam jejak kolaborasi yang telah terbangun selama lebih dari lima dekade.

“Langkah selanjutnya adalah memperluas dan mengembangkan kemitraan yang sudah ada. Dukungan dari Kadin tentu sangat berarti dalam mencapai tujuan ini,” kata dia.

Audiensi ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Kepala Komite Bilateral untuk Swiss Kadin Indonesia, Francis Wanandi, Minister Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Swiss, Mathias Domenig, serta Kepala SwissCham Indonesia, Henry Chia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi