Prabowo Targetkan 80.000 Kopdes Merah Putih, Menkop Budi Optimis Tercapai di 2025

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menargetkan pendirian 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia pada tahun 2025.
Merespon hal tersebur Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi optimistis target ini bisa tercapai, bahkan sebelum akhir Juni 2025.
"Antusiasme warga desa untuk mendirikan Kopdes Merah Putih sangat tinggi. Itu juga menjadi alasan mengapa kami yakin 80.000 Kopdes dapat terbentuk pada akhir Juni 2025," ungkapnya di Jakarta, Jumat (28/3/2025).
Baca Juga: Kasus Minyakita Jadi Alarm! Menkop Budi Minta Koperasi Wajib Perketat Pengawasan Internal
Menurut Budi Arie, jumlah ini meningkat dari rencana awal yang hanya 70.000 unit. Penambahan tersebut dilakukan agar koperasi ini bisa menjangkau lebih luas, bahkan hingga tingkat kelurahan.
"Di Pulau Jawa, misalnya, ada desa yang penduduknya mencapai 40 ribu orang. Bisa saja dalam satu desa ada dua Kopdes," katanya.
Meski optimisme tinggi, bukan berarti target ini bisa tercapai tanpa tantangan. Pendirian 80.000 Kopdes Merah Putih memerlukan koordinasi yang matang, mulai dari sosialisasi ke masyarakat, pelaksanaan Musyawarah Desa, hingga penyediaan sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola koperasi ini.
Baca Juga: Terbukti Menipu Distribusi Minyakita, Menkop Budi Cabut Izin Koperasi di Kudus
Selain itu, lanjut Budi Arie, infrastruktur dan regulasi terkait juga harus dipastikan berjalan dengan baik agar operasional Kopdes tidak hanya sekadar berdiri di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Apabila target ini tercapai, Kopdes Merah Putih bisa menjadi tonggak baru dalam pemberdayaan ekonomi pedesaan. Dengan model koperasi yang berbasis gotong royong, masyarakat desa diharapkan dapat lebih mandiri dalam mengakses modal usaha, mengurangi ketergantungan pada tengkulak atau pinjol ilegal, serta meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










