Akurat

Kronologi Lengkap Pengeroyokan Matel di Kalibata: Satu Tewas, Massa Mengamuk dan Bakar Warung

Ahada Ramadhana | 11 Desember 2025, 23:57 WIB
Kronologi Lengkap Pengeroyokan Matel di Kalibata: Satu Tewas, Massa Mengamuk dan Bakar Warung

AKURAT.CO Aksi pengeroyokan terhadap dua debt collector atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025), berujung pada kericuhan besar.

Salah satu korban tewas, sementara seorang lainnya kritis, memicu kemarahan rekan korban hingga terjadi penyerangan dan pembakaran fasilitas warga di sekitar lokasi.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan awal kepolisian, insiden terjadi sekitar pukul 15.45–16.00 WIB di area parkir TMPN Kalibata, Jalan Raya Kalibata, Duren Tiga.

Dua pria, berusia sekitar 25–30 tahun, ditemukan bersimbah darah usai diduga dikeroyok oleh sekelompok pemuda berjumlah sekitar delapan orang.

Salah satu korban merupakan warga NTT, sementara korban lainnya disebut bagian dari kelompok debt collector asal Ambon.

Informasi awal menyebut dugaan keterlibatan oknum anggota TNI, namun masih dalam proses penyelidikan (lidik).

Korban yang tewas dan korban kritis segera dilarikan ke RS Budi Asih Kramat Jati, Jakarta Timur.

Situasi memanas setelah sekitar 100 orang dari kelompok NTT mendatangi RS Budi Asih untuk melihat kondisi korban. Kehadiran massa membuat rumah sakit dipenuhi kerabat dan rekan korban.

Polisi melakukan penjagaan ketat di rumah sakit guna mengantisipasi kericuhan lanjutan.

Baca Juga: Satu Matel Tewas, Massa Mengamuk di Kalibata: Warung Dirusak, Motor Dibakar

Massa Serang Lokasi dan Bakar Warung

Tak lama setelah insiden pengeroyokan, kelompok massa lain yang diduga rekan korban matel bergerak menuju lokasi kejadian di kawasan depan makam Kalibata, Jakarta Selatan.

Menurut laporan petugas, massa langsung melakukan aksi balasan berupa perusakan dan pembakaran terhadap warung serta sepeda motor milik warga.

“Kelompok NTT melakukan pembakaran terhadap warung yang ada di TKP,” demikian isi laporan petugas dalam pesan resmi.

Kerusakan material dilaporkan cukup signifikan, meski tidak ada korban jiwa dalam aksi balasan tersebut.

Petugas dari Brimob, Sat Samapta Polda Metro Jaya, Samapta Polres, serta Polsek setempat disiagakan di dua titik:

  • RS Budi Asih Kramat Jati, Jakarta Timur

  • TKP warung depan Makam Kalibata, Jakarta Selatan

Petugas juga melakukan penyisiran untuk mencari pelaku pengeroyokan serta mencegah balasan dari kelompok lain.

Pihak keamanan mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri dan melaporkan segala dugaan keterlibatan pihak tertentu kepada aparat penegak hukum.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menegaskan, polisi menangani dua perkara sekaligus: kasus pengeroyokan terhadap matel dan aksi perusakan yang terjadi setelahnya.

Baca Juga: Rano Karno: Musibah SDN Kalibaru Tak Boleh Terulang, Perawatan Korban Ditangani Penuh

“Kami akan mengejar kelompok mana pun yang terlibat. Kedua kasus ini ditangani secara serius,” ujarnya.

Nicolas memastikan kondisi di tempat kejadian perkara telah kembali aman. Ratusan personel gabungan dari Brimob, Polres Metro Jaksel, dan Polsek setempat dikerahkan untuk menjaga stabilitas.

"Situasi sudah kondusif. Warga tidak perlu cemas,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada polisi.

“Kami minta masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa dan melaporkan setiap kejadian agar diproses sesuai hukum,” kata Nicolas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.