Kebakaran Besar di Cempaka Putih Hanguskan Gedung Terra Drone, 17 Orang Dilaporkan Tewas

AKURAT.CO Kebakaran dahsyat melanda gedung Terra Drone di kawasan Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran–Cempaka Putih Utara, Jakarta Pusat, pada Selasa siang (9/12/2025).
Insiden itu diperkirakan dipicu ledakan baterai drone di lantai dasar, yang seketika memicu kobaran api dan asap pekat.
Gedung tujuh lantai tersebut langsung berubah menjadi kepungan asap hitam.
Sejumlah karyawan yang tengah bekerja terjebak karena akses tangga darurat dipenuhi asap. Beberapa dari mereka panik dan bergerak menuju atap gedung untuk meminta pertolongan.
Seorang staf, Dimitri, yang berhasil dievakuasi, mengatakan ledakan terdengar dari area penyimpanan baterai.
“Sepertinya terjadi kegagalan termal pada baterai hingga meledak dan memicu api,” ujarnya.
Baca Juga: Membangun Generasi Baru dari Teluknaga hingga Sepatan: Pendidikan Jadi Fondasi Perubahan PIK2
Sebanyak 28 unit mobil damkar bersama ratusan petugas diterjunkan. Proses penyelamatan berlangsung penuh risiko.
Lima belas karyawan, mayoritas perempuan, diangkat turun menggunakan tali keselamatan dari ketinggian gedung.
Mereka dievakuasi satu per satu dalam kondisi asap tebal masih keluar dari beberapa lantai.
Setelah bertugas selama berjam-jam, api akhirnya dapat dipadamkan total. Namun dampak kebakaran ini jauh lebih besar dari dugaan awal.
17 Korban Tewas
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa 17 orang ditemukan meninggal dunia dalam kejadian tersebut, terdiri dari empat laki-laki dan tiga belas perempuan.
“Data korban masih kami perbarui, tim gabungan masih melakukan penyisiran di seluruh lantai gedung,” kata Isnawa dalam keterangan tertulis.
Tim gabungan dari Disgulkarmat, BPBD, PMI, Dinas Kesehatan, Dishub, Satpol PP, PLN, hingga aparat kepolisian dan TNI masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan serta mengamankan area.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Tanpa Kehadiran Prabowo, Pesan Pemberantasan Korupsi Tetap Tersampaikan dalam Hakordia 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










