Membangun Generasi Baru dari Teluknaga hingga Sepatan: Pendidikan Jadi Fondasi Perubahan PIK2

AKURAT.CO Di ruang serbaguna Desa Muara, suasana riuh rendah terdengar ketika Kak Rara mengajak anak-anak menirukan suara hewan. “Ayo… siapa yang bisa tirukan suara singa?” serunya.
Ratusan pasang mata berbinar menjawab dengan imajinasi yang lepas. Di sinilah pendidikan menjadi denyut paling kuat dari CSR PIK2 sepanjang 2025.
Program Pojok Literasi tersebar di 16 titik di enam kecamatan, menjangkau sekitar 700 anak.
Dari Teluknaga hingga Pisangan Jaya, kegiatan seperti Kak Rara Goes to Fire Station, Junior Cooking Class, hingga belajar membuat burger membuka ruang baru bagi anak-anak pesisir.
Siti Rahmah (34), ibu dari Desa Lemo, mengaku program ini membuat anaknya lebih percaya diri.
“Dulu Fadhil pemalu, sekarang dia berani membaca di depan teman-temannya. Pojok Literasi ini bikin anak-anak desa kami merasa diperhatikan,” tuturnya.
Dukungan pendidikan juga hadir lewat renovasi sekolah nelayan di Kampung Gaga dan Tanjung Pasir, bus sekolah gratis, dan beasiswa untuk 200 mahasiswa Universitas Terbuka.
Untuk Adnan Prasetyo (20), mahasiswa penerima beasiswa dari Pakuhaji, bantuan itu bukan sekadar angka.
Baca Juga: Tanpa Kehadiran Prabowo, Pesan Pemberantasan Korupsi Tetap Tersampaikan dalam Hakordia 2025
“Saya anak buruh harian. Bisa kuliah karena beasiswa ini. Rasanya seperti pintu masa depan kebuka,” katanya.
Sementara itu, pilar lain menguatkan lanskap sosial yang mendukung dunia belajar. Pembangunan tanggul Ciwaliwis, turap sungai Tanjung Pasir, serta aksi bersih kali memastikan lingkungan aman dan sehat.
Di sektor ekonomi, UMKM lokal dibina lewat gerobak usaha dan pelatihan packaging.
Di sektor kesehatan, keluarga mendapat perlindungan lewat motor ambulans, program stunting SIMELON, hingga 114 unit bedah rumah.
Pendidikan menjadi titik awal, tapi seluruh pilar menunjukkan satu tujuan: membesarkan generasi baru di lingkungan yang membuat mereka bisa tumbuh tanpa batas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









