Pagar Stasiun Cikini Makin Tinggi, Legislator Jakarta Tawarkan Pembangunan JPO dan Pelican Crossing

AKURAT.CO PT KAI mulai meninggikan pagar pembatas di Stasiun Cikini sejak Sabtu (9/8/2025), menyusul maraknya pengguna KRL yang melompati pagar meski tersedia akses resmi.
Langkah ini menuai tanggapan Anggota Komisi B DPRD Jakarta, Francine Widjojo. Dia menilai ada alasan praktis di balik aksi penumpang yang memilih melompati pagar.
"Untuk menuju pintu masuk di bagian tengah, pejalan kaki sering kali harus menempuh jalan memutar yang cukup jauh," katanya di Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Baca Juga: 80 Tahun RI, Warga Jakarta Masih Terbelenggu Kemiskinan dan Polusi
Menurut Francine, kebijakan jalan memutar yang dibuat KAI tidak sepenuhnya keliru karena dapat mencegah area depan pintu masuk menjadi lokasi drop off atau pangkalan ojek.
Serta menghindari penyeberang jalan sembarangan yang dapat memicu kemacetan lalu lintas dan membahayakan penumpang.
Namun, Francine mengusulkan solusi yang lebih ramah pengguna tanpa merusak estetika kota.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Perpanjang Tarif Transportasi Umum Rp80 hingga 18 Agustus 2025
"KAI dapat bekerja sama dengan Pemprov Jakarta untuk menyediakan lokasi drop off dan pick up yang tertata, serta membangun Jembatan Penyeberangan Orang atau pelican crossing di lokasi yang sesuai," jelasnya.
Francine menegaskan bahwa akses yang mudah dijangkau akan membuat warga semakin nyaman dalam menggunakan transportasi umum.
"Dengan sendirinya, masyarakat akan mau beralih ke moda angkutan umum dan jumlah pengguna KRL akan meningkat," pungkas anggota Fraksi PSI tersebut.
Baca Juga: DPRD Jakarta Dukung Rekrutmen Damkar, dari Padamkan Api Sampai Selamatkan Kucing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









