80 Tahun RI, Warga Jakarta Masih Terbelenggu Kemiskinan dan Polusi

AKURAT.CO Komisi B DPRD Provinsi Jakarta menilai kemerdekaan yang dirasakan warga Jakarta belum sepenuhnya utuh, meski Indonesia telah menginjak usia 80 tahun merdeka.
Alasannya, masih banyak masyarakat, khususnya di Jakarta, yang kesulitan mendapatkan pekerjaan layak.
"Seharusnya lapangan kerja semakin banyak sehingga pengangguran berkurang," ujar Anggota Komisi B DPRD Jakarta, Taufik Zoelkifli, di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Baca Juga: Pemprov Jakarta Perpanjang Tarif Transportasi Umum Rp80 hingga 18 Agustus 2025
Menurutnya, warga Jakarta baru bisa dikatakan benar-benar merdeka jika terbebas dari kemiskinan.
Caranya, pemerintah menyediakan lapangan kerja luas dengan gaji minimal sesuai upah minimum provinsi (UMP).
"Masalah ekonomi paling utama. Masyarakat Jakarta bisa makin sejahtera," kata Taufik.
Baca Juga: Lowongan Kerja Damkar DKI Jakarta 2025: Cek Link dan Cara Daftarnya!
Selain kemerdekaan ekonomi, Taufik juga menginginkan kemerdekaan dalam menghirup udara bersih.
Dia mendukung pengembangan sektor transportasi publik, termasuk pemberian subsidi public service obligation (PSO) agar warga Jakarta bisa menikmati angkutan umum murah dan berkualitas.
"Transportasi (di Jakarta) nyaman aman murah, kemacetan berkurang, udara bersih," pungkas Taufik.
Baca Juga: Waspada Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem Tiga Hari, Warga Diminta Siaga Penuh
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








