Kasudin Wildan Anwar Diserbu Netizen Imbas Pemalakan Oknum Petugas Dishub ke Sopir Bajaj

AKURAT.CO Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Pusat, kembali mencuat dan menyulut kemarahan publik.
Warganet ramai-ramai mendesak Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta, Syafrin Liputo, agar bertindak tegas hingga mencopot seluruh jajaran pimpinan yang dinilai terlibat atau membiarkan praktik kotor ini.
Pusat perhatian tertuju pada Kasudin Perhubungan Jakarta Pusat, Wildan Anwar, yang namanya ikut terseret dalam pusaran dugaan pungli yang dialami sopir bajaj. Desakan agar Wildan dicopot semakin kencang, setelah sebuah video berdurasi 46 detik viral di media sosial.
Baca Juga: Viral Oknum Dishub Palak Sopir Bajaj, Ini Kata Kadishub Jakarta
Dalam video yang terekam di kawasan Salemba itu, tampak seorang sopir bajaj menyerahkan rokok kepada petugas Dishub yang berada di dalam mobil derek berpelat B 4011 PLA.
Usai menerima rokok, mobil derek langsung melaju meninggalkan lokasi. Narasi dalam video menyebut bahwa praktik ‘setor rokok’ ini terjadi setiap hari.
"Sopir bajaj tiap hari setor ke Dishub rokok Samsoe. Sudah dikasih jalan. Dishub pakai mobil, pakai seragam, masih aja," bunyi suara dalam video tersebut.
Unggahan ini langsung memicu reaksi keras dari warganet. "Pak Gubernur harus lakukan copot semua jabatan petingginya," tulis akun @dauzz87 yang viral, dikutip Senin (30/6/2025).
Akun lainnya, @devie.1991, berkomentar, "Kemarin Kasudin Jakpus yang diperiksa belum jelas, sekarang bawahnya nambah lagi aja,".
Kepala Dishub Jakarta, Syafrin Liputo, merespons cepat. Dia menegaskan tidak akan memberi ampun kepada siapapun yang terbukti melakukan pungli.
Baca Juga: Parkir Liar Bikin Macet, Dishub Jakarta Perlu Perbanyak Patroli Derek
"Kalau PJLP, langsung saya berhentikan. Kalau ASN, sanksi tegas mengacu pada undang-undang kepegawaian," tegas Syafrin.
Dia juga membenarkan, mobil dalam video tersebut merupakan kendaraan operasional milik Dishub. Syafrin memastikan sedang mendalami identitas pelaku sebenarnya, sebab dalam satu unit mobil derek biasanya terdapat empat personel.
"Ini catatan buruk. Tidak ada toleransi terhadap pungli. Harus ada efek jera untuk jajaran di lapangan," tandasnya.
Gelombang desakan publik kini mengarah langsung ke Gubernur Jakarta, Pramono Anung. Warga Jakarta menanti langkah bersih-bersih total di tubuh Dishub, terutama di wilayah Jakarta Pusat, yang kini sorotan tajam tak bisa lagi dihindari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









