Jakarta Borong 200 Bus Listrik, Transjakarta Makin Kencang dengan Rute-rute Baru yang Siap Menyapu Jabodetabek

AKURAT.CO Di tengah geliat kota yang tak pernah tidur, Pemerintah Provinsi Jakarta terus bergerak cepat.
Tahun ini, 200 unit bus listrik akan digelontorkan untuk memperkuat layanan transportasi massal di Kota Jakarta, khususnya Transjakarta dan Transjabodetabek.
Langkah ini bukan tanpa sebab. Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syafrin Liputo, menyebut lonjakan penumpang serta semakin luasnya jangkauan pelayanan menjadi alasan utama penambahan armada.
"Tahun ini kita akan adakan tambahan. Dalam waktu dekat akan ada lebih kurang 200 unit bus listrik nanti akan dioperasionalkan untuk memperkuat layanan Transjakarta," jelasnya Balai Kota Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Jakarta tidak sekadar menambah kendaraan. Kota ini sedang membangun masa depan.
Dengan bus-bus listrik yang bebas emisi, pemprov tidak hanya mengejar mobilitas tapi juga menjawab tantangan lingkungan.
Hingga kini, Transjabodetabek sudah melayani lima rute utama, yakni:
Blok M-Alam Sutera (S61)
Vida Bekasi-Cawang (B41)
PIK 2-Blok M (T31)
Bogor-Blok M (P11)
Sawangan-Lebak Bulus (D41).
"Animo tertinggi itu sementara dipegang dua rekornya, PIK-Blok M dan Bogor-Blok M," ungkap Syafrin.
Tak berhenti di situ. Tahun ini, Dishub Jakarta tengah menyiapkan lima rute tambahan, termasuk rute Terminal Bekasi-Dukuh Atas via Tol Becakayu dan Ancol-Blok M yang memungkinkan warga melaju tanpa harus transit di simpul-simpul sibuk seperti Kampung Melayu atau Cawang.
"Total akan ada sepuluh rute baru Transjabodetabek tahun ini. Tapi akan diumumkan secara bertahap," kata Syafrin.
Untuk mendukung ekspansi besar-besaran ini, Dishub Jakarta mengajukan tambahan subsidi Public Service Obligation (PSO) dalam APBD Perubahan 2025 sebesar Rp300 hingga Rp400 miliar.
Baca Juga: Aktivis Islam Jakarta Desak Gubernur Pecat Kepala Dinas Parekraf karena Dugaan Skandal Berat
Dana tersebut akan menopang operasional Transjakarta dan Transjabodetabek agar tetap terjangkau dan andal bagi warga.
"Ya akan ada penambahan (PSO). Sekitar Rp300 sampai Rp400 miliar," ujar Syafrin.
Jakarta kini sedang menulis babak baru dalam sejarah transportasi.
Dari Blok M ke PIK, dari Bogor ke Dukuh Atas, bus listrik siap mengangkut harapan baru. Kota yang bergerak cepat, cerdas dan bersih.
Baca Juga: Banyak Aduan Soal SPMB 2025, Pramono Bakal Panggil Kadisdik Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









