Proyek Rehabilitasi Sekolah Rp95 Miliar di Jakarta Barat Diduga Sarang KKN, Septictank Baru Sudah Meluap

AKURAT.CO Dugaan ketidakberesan dalam proyek rehabilitasi sekolah di wilayah Jakarta Barat senilai Rp95 miliar terus mengemuka.
Komisi E DPRD Jakarta secara tegas menyoroti buruknya kualitas pekerjaan PT Arkindo sebagai kontraktor pelaksana proyek gedung sekolah yang bersumber dari APBD 2023 tersebut.
Proyek rehabilitasi total gedung SDN 05 dan SMPN 292 senilai Rp51 miliar serta SDN 04 dan SMPN 291 di Kembangan Utara sebesar Rp44 miliar dikontrak dalam Nomor 1513/Pan/01.02.
Baca Juga: Pramono Soal Putusan MK: Jakarta Sudah Ada Program Pendidikan Gratis di 40 Sekolah Swasta
Namun, sejumlah temuan mengejutkan muncul dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi E DPRD, pada Rabu (11/6/2025).
Ketua Komisi E DPRD Jakarta, M. Thamrin, mengkritik tajam instalasi septictank yang baru saja dipasang namun sudah meluap.
"Baru dibangun kok sudah tumpah, apa enggak ada sistem serapan di dalamnya," sindirnya.
Tak hanya itu, Anggota Komisi E, Yuda Permana, mengungkap kerusakan pada ring dan tiang basket, lantai kelas yang berantakan hingga WC sering banjir.
Baca Juga: Pramono Dukung DPRD Jakarta Audit Proyek Rehabilitasi Sekolah di Jakarta Barat
"Ini fasilitas pendidikan, tempat anak-anak kita belajar, bukan proyek main-main. Kalau ring basket sudah bengkok, bagaimana dengan struktur bangunannya?" ujarnya.
Masalah juga ditemukan pada instalasi listrik yang dinilai sangat berbahaya dan mengancam keselamatan siswa.
Sorotan keras datang dari Anggota Komisi E, Elva Farhi Qolbina, yang mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta memverifikasi legalitas PT Arkindo secara menyeluruh.
Baca Juga: DPRD Singgung Pengawasan Proyek Sekolah di Jakbar: Kalau Diawasi Ketat Kenapa Tidak Beres
"Jangan sampai anggaran ratusan miliar digelontorkan tanpa verifikasi yang ketat. Kontraktor harus jelas legalitasnya dan layak mengerjakan proyek ini," katanya.
Sementara, Justin Adrian menyatakan bahwa Komisi E siap membawa kasus ini ke jalur hukum jika hasil evaluasi tidak memuaskan.
"Ini uang rakyat, kami bertanggung jawab mengawalnya," ujarnya.
Baca Juga: Dinas Pendidikan Jamin Tidak Ada Penyimpangan dalam Proyek Rehabilitasi Sekolah di Jakarta Barat
Menanggapi kritikan, manajemen PT Arkindo, Agus, mengakui terdapat kesalahan pada pemasangan jalur masuk dan keluar septictank, yang diperparah oleh curah hujan tinggi di Jakarta Barat.
"Kami minta maaf dan berjanji menindaklanjuti semua temuan," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









