Rute Baru Transjabodetabek Bogor–Blok M Resmi Diluncurkan, Tempuh 113 Km Lewati 20 Titik

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur Pramono Anung resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek Koridor P11 yang menghubungkan Terminal Baranangsiang, Bogor, dengan Blok M, Jakarta, Kamis (5/6/2025).
Koridor P11 menjadi koridor ke-14 dalam layanan Transjabodetabek dan menempuh lintasan sepanjang 113,3 kilometer, melintasi 20 titik perhentian yang terdiri dari 11 titik di luar wilayah Jakarta dan 9 titik di dalam Jakarta.
“Kita sudah menambah lima rute Transjabodetabek baru dalam satu bulan terakhir, dan mudah-mudahan akan menyusul dua atau tiga rute lagi,” kata Gubernur Pramono saat peluncuran.
Rute ini diperkirakan memakan waktu 90 menit dalam kondisi lalu lintas lancar dan 110 menit saat padat. Sebanyak 16 unit bus disiapkan dengan headway (jarak antarbus) sekitar 15 menit.
Baca Juga: Gubernur Pramono Anung: 90 Persen Program 100 Hari Kerja Jakarta Telah Terealisasi
Rute dan Titik Pemberhentian
Titik perhentian dari arah Bogor ke Blok M:
-
Halte Cidangiang
-
Mall Bellanova Sentul
-
Sentul
-
Simpang Sentul
-
Pintu Tol Citeureup 1
-
Cibubur Junction
-
Pancoran Arah Barat
-
Tegal Mampang
-
Rawa Barat
-
Pasar Santa
-
Kejaksaan Agung
-
Blok M Jalur 5
Rute balik dari Blok M ke Bogor:
-
Blok M Jalur 5
-
Pasar Santa
-
Rawa Barat
-
Pancoran Arah Timur
-
Pancoran Tugu
-
Buperta Cibubur
-
Pintu Tol Citeureup 2
-
Monumen Pancakarsa
-
Mall Bellanova Sentul
-
Terminal Baranangsiang
Tarif dan Jam Operasional
Layanan P11 beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Tarif yang dikenakan adalah:
-
Rp2.000 (jam 05.00–07.00 WIB)
-
Rp3.500 (jam 07.00–22.00 WIB)
Kepala Dinas Perhubungan dan Direktur Utama Transjakarta melaporkan bahwa minat masyarakat terhadap layanan Transjabodetabek sangat tinggi. Sebagai contoh:
-
PIK 2–Blok M mencapai 5.799 penumpang per 29 Mei, melebihi target awal 2.500.
-
Alam Sutera–Blok M tembus 4.000 penumpang saat hari libur.
-
Vida Bekasi–Cawang mencapai 2.463 penumpang.
"Artinya, rute-rute ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ini menegaskan pentingnya integrasi transportasi di Jabodetabek,” ujar Kadishub.
Baca Juga: Perlindungan untuk Jemaah Haji Furoda Harus Diatur dalam UU
Gubernur Pramono menegaskan bahwa pembukaan rute ini merupakan bagian dari program prioritas untuk mendekatkan layanan transportasi publik yang terjangkau, efisien, dan ramah lingkungan bagi seluruh warga Jabodetabek.
“Ini adalah bukti komitmen kami untuk terus memperluas akses dan meningkatkan kualitas transportasi umum di kawasan metropolitan,” tutup Pramono.
Sambutan Positif
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, menyambut positif peluncuran rute baru Transjakarta Bogor–Blok M dan perpanjangan Koridor 13.
Inovasi ini dinilainya sebagai terobosan strategis yang akan memperlancar mobilitas warga Bodetabek sekaligus membantu mengurangi kemacetan di ibu kota.
"Dengan adanya rute baru ini, kita semua bisa saling terkoneksi. Jakarta tidak bisa berdiri sendiri karena sebagian besar aktivitas harian justru dilakukan oleh warga dari Bogor, Tangerang, dan Tangerang Selatan," ujar Rany, Kamis (5/6/2025).
Rany mengapresiasi kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah daerah di kawasan Bodetabek yang telah menghadirkan layanan transportasi publik terintegrasi demi kenyamanan masyarakat lintas wilayah.
"Ini bentuk kebijakan publik yang visioner dan inklusif. Semakin banyak masyarakat yang berpindah ke transportasi umum, maka impian kita untuk mengurangi kemacetan bahkan menghilangkannya, Insya Allah bisa tercapai," tambahnya.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap Instruksi Gubernur Nomor 6 Tahun 2025 tentang penggunaan transportasi umum setiap hari Rabu. Rany menyebut dirinya sudah mencoba langsung naik angkutan umum dan merasa puas dengan kenyamanannya.
"Saya sudah mencoba sendiri, dan Alhamdulillah nyaman. Mudah-mudahan fasilitas ini terus dirawat dan dijaga," tuturnya.
Baca Juga: MPR Usulkan Kementerian Haji dan Penguatan Landasan Konstitusional dalam Revisi UU Haji
Sebagai penutup, Rany mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan sarana transportasi publik yang kini semakin berkembang.
"Transportasi umum ini milik kita bersama. Jadi mari kita jaga fasilitasnya demi kepentingan semua,” imbaunya.
Menurutnya, peluncuran rute baru ini merupakan komitmen nyata Pemprov DKI dalam menyelesaikan persoalan kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta dan sekitarnya.
“Saya mengapresiasi peluncuran rute baru hari ini, juga rute-rute sebelumnya yang menunjukkan bahwa Jakarta peduli bukan hanya pada warganya, tetapi juga pada warga kota-kota pendukung di sekitarnya,” pungkasnya. (Nadia Nur Anggraini/magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










