Dinkes Jakarta Wajib Kolaborasi dengan Daerah Penyangga, Antisipasi Merebaknya TBC

AKURAT.CO Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta diminta berkolaborasi dengan daerah penyangga seperti Depok, Tangerang dan Bekasi guna menangani dan mengantisipasi penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC).
Menurut Anggota Komisi D DPRD Jakarta, Yudha Permana, kolaborasi ini penting untuk menangani masalah TBC secara menyeluruh.
"Pencegahan dan penanganan TBC hendaknya ditangani secara serius dan melibatkan kerja sama lintas wilayah," katanya, kepada wartawan, Senin (10/3/2025).
Baca Juga: 5 Manfaat Susu Beruang, Bisa Sembuhkan TBC
Yudha menjelaskan, tingginya mobilitas orang dari daerah penyangga ke Jakarta menjadi tantangan dalam deteksi dini penyebaran TBC.
Hal ini membuat sinergitas antarwilayah menjadi sangat penting.
Berdasarkan data Triwulan III Tahun 2024, tercatat ada 47.782 kasus TBC di Jakarta, yang diperoleh dari pasien yang berobat di Puskesmas, rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.
Namun, Yudha menekankan bahwa jumlah ini belum tentu mencerminkan keseluruhan kasus di Jakarta karena bisa saja ada warga dari daerah penyangga yang berobat ke Jakarta.
Baca Juga: Perhatikan! Kenali Sejak Dini 7 Tanda Gejala TBC
Dia juga menyarankan agar alokasi anggaran sebesar Rp100 miliar yang disediakan untuk program pencegahan dan penanganan TBC di Jakarta dapat dimaksimalkan untuk memperkuat kerja sama lintas daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









