TMII Hadirkan Festival Pecinan Meriahkan Imlek

AKURAT.CO Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menghadirkan Festival Pecinan untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili.
Festival digelar pada 24 Januari hingga 2 Februari 2025.
Direktur Utama TMII, Intan Ayu Kartika, mengatakan, festival menyuguhkan berbagai kegiatan seperti Bazar Pecinan, Festival Desa Timun, Barongsai, Bian Lian, Pohon Angpao, Parade Festival Pecinan hingga Tari Kecak.
"Banyak sekali acara menarik dan berbeda setiap harinya yang dapat dinikmati oleh pengunjung," katanya, melalui keterangan yang diterima, Minggu (26/1/2025).
Baca Juga: Bagaimana Hukumnya Mengucapkan Selamat Imlek dalam Islam? Ini Penjelasannya
Festival Pecinan TMII dinikmati anak-anak dengan menyaksikan atraksi barongsai, membuat lentera di Festival Desa Timun, mendapatkan angpao sampai belajar mengenai kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia.
Selain itu, akan ada Festival Lentera di area bulevar TMII, membuat lampion sendiri, acara jumpa maskot Desa Timun, berbagi angpao untuk yang membawa lampion, serta screening episode Desa Timun di pertunjukan Dancing Fountain Tirta Cerita.
TMII bekerja sama dengan banyak pihak seperti Kementerian Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Dinas Kebudayaan Jakarta, Desa Timun dan sejumlah komunitas lain.
TMII juga akan mengadakan kegiatan keagamaan pada 29 Januari 2025 pukul 10.00 di Klenteng Kong Miao yang dipimpin oleh Majelis Tinggi Agama Khonghucu (Matakin).
Setelah upacara dilanjutkan dengan atraksi barongsai dengan rute Klenteng menuju Plaza Kori Agung Museum Indonesia.
Baca Juga: Siap Meriahkan Imlek 2025? Cek Jadwal dan Lokasi Pertunjukan Barongsai Gratis di Jabodetabek!
Intan mengimbau pengunjung membeli tiket secara daring di www.tamanmini.com untuk menghindari antrean di pintu masuk.
"Bagi yang menggunakan angkutan umum, terdapat Halte Transjakarta, tepat di pintu masuk TMII. Tersedia juga layanan shuttle gratis yang langsung mengangkut pengunjung dari Lobby Stasiun LRT TMII ke Tourist Information Center TMII dan sebaliknya," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









