Pemprov Jakarta Siapkan Empat Terminal Terpadu untuk Kelancaran Nataru

AKURAT.CO Dinas Perhubungan Provinsi Jakarta mematangkan persiapan untuk mendukung kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru atau Nataru.
Operasi angkutan Nataru akan berlangsung mulai 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, pihaknya telah mengambil berbagai langkah untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang bepergian selama periode liburan akhir tahun.
Baca Juga: Pemerintah Diminta Siapkan Strategi Khusus Antisipasi Kemacetan Saat Nataru
Dishub telah menyiapkan empat terminal utama tipe A yakni Terminal Terpadu Pulogebang, Terminal Tanjung Priok, Terminal Kalideres dan Terminal Kampung Rambutan.
Guna menjamin kenyamanan, juga telah dilakukan revitalisasi Terminal Tanjung Priok.
Sementara, perbaikan fasilitas di terminal lainnya sedang dalam proses penyelesaian.
Baca Juga: Kemenhub Antisipasi Cuaca Ekstrem pada Angkutan Penyeberangan Saat Masa Libur Nataru
"Revitalisasi telah dilakukan di Terminal Tanjung Priok. Sementara, beberapa perbaikan juga dilakukan di terminal lain untuk memastikan fasilitas yang nyaman bagi para penumpang," kata Syafrin, Rabu (11/12/2024).
Selain itu, tiga terminal pendukung yakni Terminal Grogol, Terminal Lebak Bulus dan Terminal Muara Angke, juga disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Namun, terminal pendukung hanya akan digunakan apabila kapasitas bus di terminal utama sudah tidak mencukupi.
Untuk menjamin keselamatan perjalanan, Dishub Jakarta juga menyiapkan pos kesehatan di setiap terminal utama maupun pendukung.
Baca Juga: Cek Jadwal Tiga Program Mudik Gratis Kemenhub Jelang Nataru, Jangan Sampai Kelewatan!
Pemeriksaan kesehatan dilakukan kepada para pramudi untuk memastikan mereka dalam kondisi fit saat bertugas.
"Kami harus memastikan seluruh pramudi dalam kondisi sehat saat melayani masyarakat," kata Syafrin.
Lebih lanjut, pihaknya telah memulai masa pra ramp check sejak awal Desember 2024.
Baca Juga: Amankan Pasokan BBM dan LPG, Pertamina Bentuk Satgas Nataru 2025
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan semua bus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Bus yang ditemukan memiliki kerusakan diwajibkan segera diperbaiki oleh operator.
"Seluruh bus yang akan beroperasi harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebelum melayani penumpang," demikian Syafrin.
Baca Juga: Presiden Prabowo Apresiasi Penurunan Harga Tiket Pesawat Jelang Nataru 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









