Akurat

Amankan Pasokan BBM dan LPG, Pertamina Bentuk Satgas Nataru 2025

Hefriday | 9 Desember 2024, 16:08 WIB
Amankan Pasokan BBM dan LPG, Pertamina Bentuk Satgas Nataru 2025

AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) menyampaikan kesiapan strategis untuk menghadapi agenda Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Direktur utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri, mengungkapkan pihaknya telah membentuk Satgas Nataru 2024-2025 yang akan bertugas mulai 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025. 

“Satgas ini bertugas memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG, khususnya saat puncak arus mudik Natal pada 24 Desember 2024 dan arus balik Natal pada 28 Desember 2024, serta puncak libur Tahun Baru pada 31 Desember 2024 hingga arus balik pada 4 Januari 2025,” ujar Simon pada konferensi pers Persiapan Nataru, di Jakarta Senin (9/12/2024).
 
Pertamina telah menyiagakan infrastruktur yang mencakup 7.786 SPBU, 6.802 Pertashop, 6.478 agen LPG, serta 754 SPBE LPG dan 156 agen minyak tanah. Simon memastikan stok bahan bakar mencukupi kebutuhan masyarakat selama libur panjang. 
 
“Kami memprediksi ada peningkatan permintaan gasolin sekitar 5 persen dibandingkan kondisi normal, sedangkan permintaan LPG diperkirakan naik 2,7 persen karena meningkatnya aktivitas rumah tangga. Sebaliknya, permintaan gas oil turun 3,3 persen akibat pembatasan kendaraan barang,” jelasnya.
 
Untuk memastikan operasional yang optimal, Pertamina akan memanfaatkan teknologi digital. “Kami akan memonitor aktivitas distribusi dari hulu hingga hilir melalui Pertamina Digital Hub. Ini termasuk pengawasan dari kilang, pengangkutan, hingga SPBU, untuk memastikan rantai pasok berjalan lancar,” tambah Simon.
 
 
Selain itu, layanan energi tambahan juga telah disiapkan di jalur potensial, termasuk agen minyak tanah siaga, SPBU siaga, serta motoris BBM untuk menjangkau daerah yang sulit dijangkau. Mobil tangki dan layanan energi pendukung juga akan standby untuk menghadapi situasi darurat. 
 
"Kami juga siaga di daerah rawan bencana dengan tim tanggap darurat di setiap regional," ungkapnya.
 
Pertamina juga mendukung sektor penerbangan dengan menurunkan harga avtur di 19 bandara prioritas. Langkah ini memungkinkan adanya tambahan 44% kapasitas penerbangan domestik dari maskapai Pelita Air untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat.
 
Dalam pelaksanaan Nataru, Pertamina juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak. “Kami bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk pengamanan objek vital seperti SPBU dan kapal angkut BBM. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan kementerian terkait, termasuk BPH Migas dan Kementerian Perhubungan,” kata Simon.
 
Pertamina turut melibatkan BUMN lain, seperti Jasa Marga, Pelindo, Telkom, dan PLN, untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar. Program CSR Pertamina juga dilibatkan melalui MOR (Marketing Operational Region) untuk memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar.
 
Sebagai bagian dari layanan tambahan, Pertamina meluncurkan promosi melalui aplikasi MyPertamina dan menyediakan fasilitas energi di beberapa rest area jalur tol. “Kami memastikan masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman, baik untuk mudik Natal maupun Tahun Baru,” ujar Simon.
 
Dengan empat pilar utama, yaitu layanan energi, promosi, antisipasi bencana, dan kolaborasi, Pertamina optimistis dapat memenuhi kebutuhan energi masyarakat selama Nataru. “Kami berkomitmen menjaga ketersediaan BBM dan LPG, serta memberikan layanan terbaik untuk masyarakat,” tukas Simon.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa