BPBD Jakarta Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca

AKURAT.CO Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan titik operasi berpusat di Bandar Udara Budiarto, Curug, Banten, Minggu (8/12/2024).
Operasi ini bertujuan untuk mengurangi intensitas curah hujan di wilayah Jakarta, sesuai prediksi cuaca yang sebelumnya dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Sekretaris Pelaksana BPBD Jakarta, Maruli Tua Sijabat, beserta staf yang meninjau OMC pada hari kedua ini melaksanakan tabur garam atau disebut semai.
Proses ini diperkirakan terbang dengan ketinggian 8.000-11.000 feet dengan membawa 800 kilogram garam.
Baca Juga: Empat Pesawat Bantu Modifikasi Cuaca demi Kelancaran Pembangunan Bandara VVIP di IKN
Rute tabur garam yaitu kawasan Laut Selat Sunda, Laut Jawa dan kawasan Serang, banten.
Dalam kegiatan OMC ini, BPBD Jakarta juga berkolaborasi dengan BMKG dan PT Songo Aviasi Indonesia (SAI).
Maruli menyampaikan bahwa pelaksanaan OMC pada hari kedua ini berjalan sesuai rencana.
Tim pelaksana bersama BMKG memantau pergerakan awan potensial dari arah barat dan barat daya serta melakukan penyemaian menggunakan pesawat terbang untuk mendistribusikan curah hujan secara merata dan mengurangi risiko banjir di Jakarta.
Baca Juga: Lewat Teknologi Modifikasi Cuaca, Smart Aviation Tanggulangi Bencana Alam di Indonesia
"Hasil sementara dari OMC menunjukkan adanya penurunan intensitas hujan di beberapa wilayah yang sebelumnya berpotensi mengalami curah hujan tinggi. Kami terus memantau dinamika atmosfer dan menyesuaikan strategi penyemaian agar hasil operasi lebih maksimal," jelasnya.
Pada hari kedua ini, penyemaian awan dilakukan sebanyak dua kali penerbangan menggunakan bahan semai berbasis garam (NaCl) untuk mempercepat proses pengendapan di wilayah udara luar Jakarta.
Penyemaian dilakukan pada awan-awan di sekitar perbatasan wilayah Jakarta untuk mengurangi intensitas hujan sebelum masuk ke kawasan perkotaan.
BMKG melaporkan bahwa curah hujan di wilayah Jakarta pada Minggu pagi hingga siang hari berada dalam kategori sedang, dengan intensitas hujan yang lebih terdistribusi dibandingkan hari sebelumnya.
Baca Juga: 4,8 Ton Garam Ditabur Di Jabodetabek Dalam Modifikasi Cuaca
Prediksi menunjukkan bahwa potensi hujan lebat masih akan terjadi pada malam hari hingga Senin (9/12/2024) pagi.
Selain OMC, Pemprov Jakarta terus memperkuat koordinasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Termasuk menyiagakan pompa air, menyiapkan logistik darurat dan memastikan kesiapan posko pengungsian jika diperlukan.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) juga terus mengawasi kapasitas saluran air agar dapat menampung curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari ini.
Baca Juga: Mengenal Teknologi Modifikasi Cuaca 'TMC'
Dengan upaya terpadu, Pemprov Jakarta berharap dampak akibat hujan lebat dapat diminimalkan, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat.
"Kami akan terus melaporkan hasil operasi dan kondisi cuaca terkini kepada masyarakat. Agar informasi yang diberikan selalu akurat dan relevan," demikian Maruli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









