Akurat

Pramono-Rano Komitmen Perbaiki Ketimpangan Kawasan Mewah dan Kumuh di Jakarta

Paskalis Rubedanto | 17 November 2024, 20:38 WIB
Pramono-Rano Komitmen Perbaiki Ketimpangan Kawasan Mewah dan Kumuh di Jakarta

AKURAT.CO Calon Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, kembali menyampaikan visi misi dalam debat ketiga Pilkada Jakarta 2024.

Dalam debat bertema Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim, Pramono menyampaikan sejumlah komitmen untuk membuat tata kota di Jakarta bisa menjadi lebih baik.

Menurutnya, Jakarta bukan hanya sentralisasi di kawasan mewah saja, seperti SCBD atau Menteng dan Gatot Subroto.

Karena masih banyak kawasan kumuh lain yang butuh dirawat dengan baik.

"Di sinilah terlihat perbedaan atau disparitas kaya dan miskin yang begitu mencolok di Jakarta. Saya dan Bang Doel berkeliling ke Kampung Tanah Tinggi, Kampung Bayam, Kampung Apung dan Tambora," katanya di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024).

"Di setiap kampung ini kami menemukan sanitasi yang sulit, orang tidur satu hari dalam satu rumah dibagi menjadi tiga shift. Dan banyak warga Jakarta yang bahkan tidak pernah melihat matahari," tambah Pramono.

Baca Juga: Rano Karno Dilaporkan ke Bawaslu Gegara Foto Viral Bareng Tersangka Judi Online

Bagi Pramono dan Rano Karno, menata kampung bukan hanya sekadar menata lalu menghilangkannya.

Keberadaan kampung tetap dipertahankan sehingga masyarakat masih bisa mencari makan di tempat tersebut. 

"Kami berkomitmen, selain menata kampung, kami juga akan menyediakan hunian yang terjangkau bagi warga, yang akan ditempatkan di tanah milik BUMD atau pemerintah Jakarta," jelasnya.

Menurut Pramono, langit tanpa polusi, sanitasi bersih dan lingkungan asri adalah hak bagi semua warga Jakarta. 

"Ruang terbuka hijau sekarang hanya 5,2 persen, padahal undang-undang mengatur 30 persen. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar target tersebut bisa tercapai jika kami menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta," paparnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Janji Sediakan Hunian Layak untuk Warga Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.