Akurat

Siap Direalisasikan, Program RIDO Rp200 Juta Per RW Sangat Rasional

Atikah Umiyani | 15 Oktober 2024, 21:10 WIB
Siap Direalisasikan, Program RIDO Rp200 Juta Per RW Sangat Rasional

AKURAT.CO Juru Bicara Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), Billy Mambrasar, menyebut, program Rp200 juta per RW setahun atau Rp1 miliar per lima tahun adalah program yang sangat rasional. 

Hal ini tidak terlepas dari besarnya APBD yang dimiliki Jakarta, yakni Rp85 triliun per tahun. Sementara, anggaran yang akan dihabiskan untuk program Rp200 juta per RW tersebut hanya Rp2,7 triliun per lima tahun. 

“Total RW di Jakarta adalah 2.749 RW yang kalau dikalikan dengan anggaran Rp1 miliar tadi, itu Rp2,7 triliun. Nah, Rp2,7 triliun itu untuk 5 tahun. Sementara 1 tahun saja Jakarta APBD-nya Rp85 triliun. Jadi, jauh banget. Itu jumlahnya cukup, lebih dari cukup,” kata Billy dalam acara Bedah Visi-Misi dan Panggung Kreasi RIDO di DPD Golkar Jakarta, Selasa (15/10/2024).

Baca Juga: Bawaslu Terbitkan Aturan Baru Penanganan Laporan Pelanggaran Pilkada 2024

Billy menjelaskan, pasangan RIDO mengusung program tersebut dengan alasan agar masyarakat bisa merasakan dan mengelola anggaran secara langsung. Sehingga, diharapkan bisa terjadi perubahan secara masif di tingkatan bawah masyarakat. 

“Karena Bang Ridwan dan Bang Suswono itu mau memastikan agar program-program pembangunan mereka menyasar langsung ke masyarakat komponen terkecil,” ujarnya. 

“Jadi, mereka memegang uang Rp1 miliar itu, mereka mempergunakan, merencanakan program-program apa yang paling dibutuhkan untuk setiap RW, dan mereka kemudian mengelola bersama-sama, partisipatif,” sambungnya. 

Sementara itu, Ketua Relawan Barisan Pendukung Ridwan Kamil-Suswono untuk Jakarta, Andriyana, memastikan, program ini sudah siap direalisasikan jika pasangan RIDO berhasil terpilih. 

Baca Juga: DPRD DKI Jakarta Undang KPK Bahas Pencegahan Korupsi dalam RAPBD 2025

"Jadi ini anggarannya sudah stand by, misalnya Rp200 juta, tinggal masyarakat mau apa," ucapnya dalam kesempatan yang sama. 

"Masyarakat ingin menyelesaikan persoalan apa di RW-nya, di sekitar masyarakat yang itu bedanya," sambungnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.