Pengemudi Ojek dan Taksi Online dari Luar Jakarta Diminta Tak Tidur di Jalan

AKURAT.CO Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI meminta kepada seluruh mitra transportasi online Gojek, Grab dan Maxim untuk tidak menimbulkan kemacetan di Jakarta. Sebab, banyak keluhan dari masyarakat mengenai kemacetan yang ditimbulkan dari transportasi online.
"Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait dengan kemacetan yang ditimbulkan oleh mitra transportasi online," kata Mujiyono kepada wartawan, Selasa (2/7/2024).
Menindaklanjuti keluhan masyarakat itu, pihaknya telah menyepakati sejumlah point untuk pihak transportasi online. Antara lain penyelenggara transportasi online harus bisa mengatur dengan baik syarat dan persyaratan sistem operasional.
Baca Juga: Tega, Dua Pemuda Kuli Panggul Begal Driver Taksi Online, Ini Kronologi Lengkapnya
"Contohnya misalnya kalau bisa ojek online yang ada di luar Jakarta jangan masuk ke Jakarta," ujarnya.
Dia menegaskan, keluhan masyarakat itu selaras dengan laporan Satpol PP DKI Jakarta yang banyak menemukan pengemudi transportasi online luar Jakarta tidak pulang ke rumah dan memilih untuk tidur di jalan-jalan Jakarta.
"Kenapa kalau masuk di Jakarta. Kalau dia malam malam kalau besok narik dia ga pulang, nginep seperti yang dikeluhkan Satpol PP tadi. Kalau dia nginep potensi parkir bisa sembarang parkir di Jakarta kan harusnya pulang," tegasnya.
"Penyuluhan tertib lalu lintas memenuhi prinsip-prinsip ketertiban dan juga gampang terprovokasi kalau diingetin Sappol PP, jangan marah ini buat kebersamaan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








