Gedung Lazada dan Sicepat Terbakar, Ini Penyebabnya
Dwana Muhfaqdilla | 22 Maret 2024, 15:05 WIB

AKURAT.CO Kobaran api yang menghanguskan sebuah gudang Lazada dan Sicepat di Pesing Poglar, Cengkareng, Jakarta Barat dinyatakan telah padam dan sudah masuk dalam kondisi pendinginan.
Adapun penyebab kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik dari salah satu gudang yang kemudian merambat ke gedung lain.
“Diduga penyebab terjadinya kebakaran karena percikan api dari kabel, lalu percikan tersebut mengenai valet yang ada di bawah kabel sehingga mengakibatkan terjadinya kebakaran,” kata Kasi Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syarifudin dalam keterangannya, Jumat (22/4/2024).
Selain itu, petugas diakuinya, sempat kesulitan dalam memadam api. Sebab, begitu banyak barang yang mudah terbakar.
“Objek terbakar gudang Lazada karena banyak barang yang sulit untuk dipadamkan, untuk situasi sekarang masih dalam pendinginan, kebakaran sudah berhasil dilokalisir. Namun, kita masih kendala dalam penuntasan, materi yang terbakar cukup banyak, dan bahan-bahan yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan,” tambahnya.
Kemudian, petugas juga mengalami kesulitan untuk mengakses air pada saat dilakukan pemadaman. Sebab, letak sumber air jaraknya lumayan jauh.
“Pertama kolam pun agak jauh yang dekat agak sulit, kemudian tumpukan barang plastik segala macam yang agak sulit dipadamkan,” tambahnya.
Kemudian, belum diketahui kerugian yang didapat pihak Lazada dan Sicepat karena kebakaran ini. Begitupun total luas lahan yang terbakar.
“Kita belum koordinasi ini luas ya, kita belum ketemu pemilik ya,” tuturnya.
Sebelumnya, Kebakaran hebat melanda sebuah gudang Lazada dan Sicepat di Pesing Poglar, Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis (21/3/2024) malam.
Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, api pertama kali muncul pada pukul 22.00 WIB.
"Objek terdampak gudang Lazada," kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan dalam keterangannya, Kamis (21/3/2024).
Adapun Gulkarmat Jakarta Barat menurunkan 17 mobil pemadam. Kemudian beberapa instansi juga ikut membantu dalam proses pemadaman.
"1 Unit TRC BPBD, 1 Unit PMI, 1 Unit AGD Dinkes, 1 Unit Dishub, 1 Unit Satpol PP, 1 Unit PLN, Personel PSKB/Tagana Dinsos, Personel Polsek dan Personil Koramil," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









