Pramono Anung: Saya Sering Tak Bisa Tidur Pikirkan Nasib Tiang Monorel Jakarta

AKURAT.CO Gubernur Provinsi Jakarta, Pramono Anung, mengaku kerap sulit tidur memikirkan nasib tiang-tiang proyek monorel yang mangkrak di sejumlah titik Ibu Kota.
Ia menegaskan, keberadaan tiang-tiang tersebut tak boleh terus menjadi saksi bisu ketidakpastian pembangunan Jakarta.
“Saya ini kalau melihat tiang-tiang monorel, tidur saya jadi nggak nyenyak. Mimpi saya tentang monorel itu belum selesai,” ujar Pramono di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (25/10/2025).
Menurutnya, tiang-tiang monorel yang berdiri tanpa fungsi selama hampir dua dekade menjadi simbol dari stagnasi pembangunan.
Ia mengingat kembali bagaimana proyek itu dahulu digadang-gadang sebagai ikon transportasi masa depan Jakarta, namun justru berhenti di tengah jalan.
“Monorel dimulai tahun 2002, kemudian groundbreaking tahun 2004. Sudah hampir 20 tahun, tapi proyeknya tak kunjung jalan,” tuturnya.
Baca Juga: Eks Kapolres Ngada Dipenjara 19 Tahun karena Cabuli 3 Anak, DPR: Hukuman Masih Terlalu Ringan
Pramono juga mengenang momen ketika mendampingi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam peletakan batu pertama proyek tersebut. Saat itu, posisi Gubernur Jakarta dijabat Sutiyoso.
“Gubernurnya waktu itu Pak Sutiyoso. Baru enam sampai tujuh tahun kemudian proyek berhenti, berganti pemerintahan, berganti gubernur, dan seterusnya,” ucapnya.
Kini, Pramono berkomitmen menyelesaikan persoalan monorel secara menyeluruh.
Pemprov Jakarta, kata dia, tengah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Saya ingin proyek ini diselesaikan. Alhamdulillah, kami mendapat dukungan dari aparat penegak hukum, terutama Kejati Jakarta dan KPK,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









