Akurat Logo

BPS: Neraca Dagang RI Surplus USD7,25 Miliar

Andi Syafriadi | 1 Oktober 2026, 13:10 WIB
BPS: Neraca Dagang RI Surplus USD7,25 Miliar
Ilustrasi Neraca Dagang - ChatGPT

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar USD7,25 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan surplus tersebut berasal dari nilai ekspor yang masih lebih tinggi dibandingkan impor.

Pada periode Januari-Agustus 2026, nilai ekspor Indonesia tercatat mencapai USD193,64 miliar. Angka tersebut tumbuh 4,74% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD184,89 miliar.

Baca Juga: BPS Catat Inflasi September 2026 Sebesar 3,28 Persen

Jika dilihat berdasarkan sektor, industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar ekspor Indonesia dengan nilai USD159,55 miliar.

Sementara itu, ekspor dari sektor pertambangan dan lainnya mencapai USD22,39 miliar. Adapun sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang ekspor sebesar USD3,09 miliar.

Di sisi lain, impor Indonesia sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai USD186,39 miliar. Nilai tersebut meningkat 19,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Cak Imin Minta Pemda dan BPS Jateng Selesaikan Sinkronasi Data Kemiskinan dalam Sepekan

Berdasarkan penggunaannya, impor masih didominasi bahan baku dan barang penolong dengan nilai USD133,38 miliar.

Selanjutnya, impor barang modal tercatat sebesar USD36,75 miliar, sedangkan barang konsumsi mencapai USD16,27 miliar.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.