Inflasi AS Terkerek Jasa, Harga Barang Cenderung Terkendali

AKURAT.CO Tekanan inflasi Amerika Serikat pada awal 2026 terutama datang dari sektor jasa, sementara harga barang relatif stabil bahkan di beberapa kategori mengalami penurunan.
Mengutip dari laman reuters, hasil laporan Bureau of Labor Statistics mencatat inflasi inti Januari naik 0,3% secara bulanan. Kenaikan ini sesuai dengan perkiraan analis dan menjadi yang tertinggi dalam lima bulan terakhir.
Komponen jasa menjadi penyumbang utama, dengan kenaikan harga pada tiket pesawat, rekreasi, perawatan medis, perawatan pribadi, serta layanan komunikasi. Di sisi lain, harga mobil dan truk bekas turun, begitu pula perabot rumah tangga dan asuransi kendaraan.
Baca Juga: Inflasi AS Terjaga, Bitcoin Menguat ke USD97.000
Beberapa kategori barang seperti pakaian dan perlengkapan olahraga memang mengalami kenaikan. Namun secara keseluruhan, tekanan harga barang tidak sebesar sektor jasa.
BLS juga memperbarui faktor penyesuaian musiman serta merevisi data lima tahun sebelumnya. Selain itu, bobot masing-masing kategori dalam perhitungan IHK turut disesuaikan untuk mencerminkan pola konsumsi terbaru.
Data ini dirilis di tengah spekulasi arah kebijakan moneter Federal Reserve. Meskipun inflasi inti menunjukkan kenaikan bulanan, laju tahunan yang melambat memberi sinyal bahwa tekanan harga tidak sekuat periode sebelumnya.
Baca Juga: Inflasi AS Turun, Investor Whale Gencar Akumulasi PEPE, CAKE dan WLFI
Pelaku pasar kini mencermati apakah tekanan dari sektor jasa akan bertahan dalam beberapa bulan ke depan. Jika stabilisasi berlanjut, ruang pelonggaran kebijakan moneter tetap terbuka, meski belum dalam waktu dekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








