Akurat

Pemerintah Terbitkan 8 Seri SBN Ritel di 2026, Simak Jadwal Lengkapnya!

Hefriday | 26 Januari 2026, 23:54 WIB
Pemerintah Terbitkan 8 Seri SBN Ritel di 2026, Simak Jadwal Lengkapnya!

AKURAT.CO Pemerintah memastikan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) seri ritel akan berlangsung konsisten sepanjang 2026. Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menargetkan penerbitan delapan seri SBN ritel, sama seperti tahun sebelumnya. 

Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa negara terus membuka akses investasi aman bagi masyarakat, terutama investor ritel dan generasi muda yang mulai aktif berinvestasi.
 
Bagi investor pemula maupun berpengalaman, kepastian jadwal SBN ritel 2026 menjadi penting untuk menyusun strategi keuangan jangka menengah. Instrumen seperti Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Sukuk Ritel (SR), Sukuk Tabungan (ST), hingga Savings Bond Ritel (SBR) menawarkan imbal hasil kompetitif dengan risiko rendah karena dijamin negara. 
 
 
Tak hanya itu, tren pertumbuhan jumlah investor ritel yang terus meningkat menunjukkan minat masyarakat terhadap SBN kian solid, seiring meningkatnya literasi dan inklusi keuangan.

Pemerintah Jaga Konsistensi Jadwal SBN Ritel 2026

Pelaksana Tugas Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kemenkeu, Novi Puspita Wardani, mengatakan jumlah penerbitan SBN ritel pada 2026 tetap delapan seri, dengan jadwal yang relatif stabil meski bersifat tentatif.
 
“Kita lihat di sini, ini jadwalnya tentatif. Tapi ya biasanya kalaupun bergeser ya geser satu dua hari saja,” ujar Novi dalam paparannya di Gedung Djuanda, Jakarta, Senin (26/1/2026).
 
Menurut Novi, pemerintah berupaya menjaga konsistensi jadwal agar investor dapat menyesuaikan rencana investasinya, khususnya terkait jatuh tempo instrumen yang telah dimiliki sebelumnya.

Investor Bisa Atur Strategi Investasi Lebih Matang

Novi menjelaskan, pola penerbitan SBN ritel dirancang saling berkesinambungan. Investor yang memiliki ORI atau Sukuk Tabungan jatuh tempo di pertengahan tahun, misalnya, dapat langsung beralih ke seri baru yang ditawarkan.
 
“Investor yang memiliki ORI atau Sukuk Tabungan yang jatuh tempo di pertengahan tahun dapat kembali berinvestasi pada seri baru yang ditawarkan pada periode tersebut, seperti ORI030 atau seri lainnya,” jelasnya.
 
Dirinya juga menegaskan bahwa ketersediaan SBN ritel hampir ada sepanjang tahun. Jeda antar penawaran umumnya hanya sekitar satu hingga dua minggu, sehingga peluang investasi terbuka luas bagi masyarakat.
 
“Jadi artinya buat teman-teman semua, buat para investor ini bisa menyesuaikan dengan jadwal penawaran SBN Ritel yang telah tersedia,” tambah Novi.

Jumlah Investor SBN Ritel Terus Tumbuh

Minat masyarakat terhadap SBN ritel tercermin dari lonjakan jumlah investor dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, jumlah investor ritel tercatat sebanyak 131 ribu dengan 61 ribu investor baru dan total transaksi mencapai Rp97 triliun.
 
Tren tersebut terus berlanjut. Pada 2025, nominal transaksi SBN ritel melonjak menjadi Rp153 triliun dengan total investor mencapai 263 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 102 ribu merupakan investor baru. 
 
Data ini menunjukkan SBN ritel semakin diminati sebagai instrumen investasi aman di tengah dinamika ekonomi global.

Jadwal Lengkap Penawaran SBN Ritel 2026

Berikut jadwal penawaran SBN ritel sepanjang 2026 yang perlu dicermati investor:
  • ORI029: 26 Januari – 19 Februari 2026
  • SR024: 6 Maret – 15 April 2026
  • ST016: 8 Mei – 3 Juni 2026
  • ORI030: 6 – 30 Juli 2026
  • SR025: 21 Agustus – 16 September 2026
  • SWR007: 4 September – 21 Oktober 2026
  • SBR015: 28 September – 22 Oktober 2026
  • ST017: 6 November – 2 Desember 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa