Ekspor Dual-Use China ke Jepang Dibatasi, Isu Taiwan Mengemuka

AKURAT.CO Pembatasan ekspor barang dual-use oleh China ke Jepang dinilai tidak semata berdimensi ekonomi, melainkan sarat kepentingan geopolitik kawasan.
Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi menyebut kebijakan Beijing berpotensi menjadi instrumen tekanan strategis di tengah memanasnya isu Taiwan.
China menyatakan pembatasan tersebut ditujukan untuk mencegah penguatan kapabilitas militer Jepang. Namun sejumlah pengamat menilai langkah itu sebagai bagian dari strategi Beijing untuk menekan Tokyo yang semakin vokal dalam isu keamanan Selat Taiwan.
Baca Juga: Jepang Kecam Larangan Ekspor China untuk Barang Dual-Use
Ketegangan meningkat setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi sebelumnya mengisyaratkan kemungkinan keterlibatan militer Jepang jika China menggunakan kekuatan untuk merebut Taiwan. Pernyataan itu memicu respons keras dari Beijing.
Dalam pidatonya di Forum Pertahanan Honolulu, Koizumi mengecam fenomena yang ia sebut sebagai “persenjataan atas segala hal.”
Sebab menurutnya, batas antara sektor sipil dan militer, serta antara masa damai dan krisis, kian kabur akibat penggunaan instrumen ekonomi dan teknologi sebagai alat tekanan.
“Persenjataan ekonomi, teknologi, sumber daya, hingga informasi kini menjadi bagian dari dinamika konflik modern,” kata Koizumi mengutip dari laman reuters.
Baca Juga: China Larang Ekspor Barang Dual-Use ke Jepang, Siapkan Hukuman Berat bagi Pelanggar
Sikap Amerika Serikat sebagai sekutu utama Jepang juga menjadi sorotan. Meski belum menyampaikan dukungan terbuka secara tegas, Koizumi menegaskan kerja sama Tokyo dan Washington tetap solid dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Jepang menilai stabilitas kawasan Asia Timur bergantung pada komitmen bersama untuk menjaga tatanan internasional berbasis aturan.
Tokyo pun menegaskan akan terus mengambil langkah terukur guna melindungi kepentingan nasional tanpa memperkeruh eskalasi konflik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina









