Akurat

Menkeu Purbaya Ajak Golkar Bersinergi Jaga Ekonomi Nasional: Masa Depan Ada di Tangan Kita

Herry Supriyatna | 11 Desember 2025, 20:08 WIB
Menkeu Purbaya Ajak Golkar Bersinergi Jaga Ekonomi Nasional: Masa Depan Ada di Tangan Kita

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan, masa depan ekonomi Indonesia sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh elemen bangsa dalam memaksimalkan kekuatan yang dimiliki.

Hal itu ia sampaikan dalam Bimtek Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahap II Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Purbaya mengatakan, Indonesia memiliki modal besar berupa kekayaan alam, sumber daya manusia, pengetahuan, serta kapasitas kebijakan yang sepenuhnya berada di tangan bangsa sendiri.

“Kita punya modal kekayaan alam, pengetahuan, dan lain-lain. Kebijakan ada di tangan kita semua untuk maju ke depan. Jadi tidak perlu takut kalau global gonjang-ganjing, karena masa depan ada di tangan kita sendiri,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dan elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, partai politik, DPR, Bank Indonesia, pelaku industri, hingga masyarakat luas.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci agar Indonesia mampu mengoptimalkan kekuatan ekonomi dan menghadapi dinamika global.

“Kerja sama pemerintah, partai politik, Golkar, Kementerian Keuangan, Komisi XI, BI, pelaku industri, dan masyarakat, itu semua akan menentukan masa depan kita ke depan,” kata Purbaya.

Baca Juga: Menkeu: Presiden Prabowo Kecewa Belanja Daerah Rawan Kebocoran, TKD Terancam Tak Naik

Golkar Dukung Fiskal Nasional

Di kesempatan yang sama, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Keuangan dalam acara Bimtek tersebut.

Ia menilai, kehadiran Purbaya menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan kader Golkar di daerah.

“Terima kasih kepada Menteri Keuangan yang bersedia hadir di depan kader Partai Golkar. Ini kesempatan bagi Golkar untuk lebih dekat dengan Kementerian Keuangan,” ujar Misbakhun.

Menurut Misbakhun, posisi Golkar sebagai partai pendukung pemerintah membuat partai perlu memahami secara detail arah kebijakan fiskal nasional, termasuk implementasi UU APBN.

Ia menegaskan, Golkar selalu mendukung keputusan Presiden dan pemerintah, termasuk dalam proses penyusunan APBN.

“Rumusan di dalam UU APBN sudah jelas. Seperti disampaikan Bang Idrus, Golkar sebagai partai pendukung Presiden tentu menyetujui apa yang sudah diputuskan. Pak Purbaya juga sudah menyampaikan, dan kita ikut ketok palu,” jelasnya.

Misbakhun menambahkan, Menteri Keuangan perlu diberikan ruang dan waktu untuk memperbaiki kualitas APBN ke depan agar belanja negara lebih efektif dan berdampak.

“Pak Purbaya ini harus kita kasih kesempatan untuk memperbaiki APBN ke depan,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.