AKURAT.CO Pemerintah belum memutuskan apakah program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) akan kembali dilanjutkan pada 2026.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat meninjau proses penyaluran bantuan di Kantor Pos Premier Rawamangun, Jakarta, Kamis (5/12/2025).
Airlangga menjelaskan, program BLT Kesra yang digulirkan pada akhir 2025 bersifat stimulan, sehingga keberlanjutannya perlu dievaluasi terlebih dahulu oleh pemerintah.
“Ya tentu kita belum putuskan. Karena ini stimulan di akhir tahun. Tahun depan baru awal tahun,” ujarnya.
Dirinya menegaskan, BLT Kesra dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat di kuartal IV 2025. Dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga, pemerintah berharap ada dorongan tambahan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Panduan Lengkap BLT Kesra Rp900 Ribu: Cara Cek Online, Syarat, dan Proses Pencairan Terbaru
“Stimulan itu untuk mendorong daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Airlangga.
Menurutnya, faktor konsumsi masih menjadi penopang utama pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB), sehingga intervensi pemerintah melalui bantuan tunai dinilai relevan.
Pemerintah menargetkan penyaluran BLT Kesra selesai pada Desember 2025. Program ini menyasar 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) melalui jaringan bank-bank Himbara serta PT Pos Indonesia.
Per 3 Desember, Airlangga mencatat sebanyak 26,2 juta KPM telah menerima bantuan melalui bank Himbara, sedangkan penyaluran lewat PT Pos masih berlangsung.
Dalam kunjungan itu, sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya bantuan tunai tersebut. Halim, warga Jakarta Timur, mengatakan dana Rp900.000 yang diterimanya sangat membantu kebutuhan harian keluarga.
“Alhamdulillah saya sangat senang mendapatkan BLT Kesra. Program ini sangat membantu kebutuhan dapur keluarga saya,” ujarnya.
Penerima lain, Nur, seorang ibu rumah tangga, berharap pemerintah dapat memperpanjang program tersebut hingga tahun depan. Ia menilai bantuan tersebut mampu meringankan tekanan ekonomi keluarganya.
“Kalau bisa, tahun depan diteruskan lagi. Programnya sangat bagus dan sangat membantu beban keuangan keluarga,” tuturnya.
Airlangga mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan.
Pemerintah ingin memastikan kesesuaian data, kelancaran pembayaran, serta kesiapan layanan bank maupun kantor pos yang bertugas mendistribusikan bantuan.
Selain itu, pemerintah juga terus memantau pelaksanaan program untuk mencegah potensi hambatan administratif maupun penumpukan antrean di lapangan.
“Tentu kita evaluasi. Sampai hari ini, pelaksanaan lancar dan masyarakat relatif tertib,” ujar Airlangga.
Dirinya menambahkan, hasil evaluasi menyeluruh selama penyaluran berlangsung akan menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan tindak lanjut program BLT Kesra pada 2026. Namun, hingga kini belum ada keputusan final terkait keberlanjutannya.
Meski demikian, pemerintah memastikan penyaluran bantuan hingga akhir 2025 akan tetap berjalan sesuai target.
Airlangga meminta seluruh pihak terkait tetap menjaga akurasi data penerima serta ketertiban proses administrasi agar manfaat bantuan tepat sasaran dan dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








