Presiden Prabowo Bertemu Miliarder Michael Bloomberg

AKURAT.CO Presiden Prabowo berjumpa dengan Miliarder sekaligus Mantan Walikota New York, Michael Bloomberg pada Selasa (23/9/2025).
Pertemuan dengan Pendiri Bloomberg dengan kekayaan USD109,4 miliar di 2025 ini terjadi di sela agenda Sidang Majelis Umum (SMU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di mana Prabowo akan berpidato di hadapan kepala negara lainnya.
"Presiden Indonesia @prabowo berkomitmen untuk memperluas peluang ekonomi bagi rakyatnya, termasuk melalui investasi energi bersih dan perlindungan sumber daya laut yang menopang mata pencaharian banyak orang," ujar Bloomberg dalam unggahan IG pribadinya, Selasa (23/9/2025).
Bloomberg merasa senang dapat berbicara dengan Presiden Prabowo tentang bagaimana bloomberg dan bloombergdotorg dapat terus menjadi mitra Pemerintah Indonesia dalam berbagai upaya ke depan.
Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Markas Besar PBB, New York, pada Selasa, 23 September 2025, pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB.
Presiden Prabowo akan berbicara pada urutan ketiga setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kehadiran ini menandai salah satu agenda utama dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden ke Amerika Serikat.
Baca Juga: Mensesneg: Kehadiran Prabowo di Sidang PBB Wujud Penghormatan pada Bangsa Indonesia
“Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, pada Selasa, 23 September 2025, pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB. Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato pada urutan ketiga, setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,” jelas Seskab Teddy dilansir laman Setkab.
Sidang Majelis Umum tahun ini dipandang sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk kembali menegaskan peran aktifnya di forum multilateral tertinggi dunia.
Seskab Teddy menegaskan bahwa Indonesia membawa misi besar dalam Sidang Majelis Umum PBB tahun ini, yakni menguatkan posisi sebagai pemimpin Global South yang konsisten mendorong agenda reformasi tata kelola dunia.
“Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia. Selain kembali tampil di level tertinggi forum PBB, Indonesia juga akan menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif,” ungkap Teddy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










