4 Jurus Jitu Ala Menko Airlangga Perluas Pasar Ekspor RI

AKURAT.CO Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekonomi) terus memperluas akses pasar ekspor Indonesia melalui berbagai jalur kerja sama internasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan salah satu langkah yang sedang dilakukan adalah mendaftar untuk bergabung dengan Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).
“Dan kita membuka berbagai pasar mulai dari BRICS+, kemudian IEU-CEPA, kemudian kesepakatan dengan Amerika Serikat, kita mendaftar di CPTPP,” kata Airlangga saat ditemui di kantornya dikutip, Minggu (24/8/2025).
Baca Juga: Lomba Digitalisasi Pasar Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,18 Persen
Adapun, CPTPP adalah Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik atau sebuah perjanjian perdagangan bebas antara 12 negara di kawasan Asia-Pasifik dan sekitarnya.
Airlangga menyebut keikutsertaan Indonesia dalam CPTPP akan membuka peluang ekspor yang lebih besar, salah satunya ke Meksiko.
“CPTPP itu akan membuka pasar Meksiko. Kita tahu bahwa ekspor salah satu besar Indonesia adalah otomotif. Dengan Meksiko diberikan kuota, tetapi kuotanya sangat sedikit, hanya 70 ribu. Padahal ekspor otomotif kita itu bisa lebih besar dari 400 ribu,” ujar Airlangga.
Airlangga menambahkan, masih banyak negara yang memberlakukan “tembok-tembok” berupa hambatan perdagangan. Karena itu, Indonesia terus mendorong penyelesaian melalui jalur perundingan di forum-forum besar, termasuk IEU-CEPA dan CPTPP.
Baca Juga: REI: Properti Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Selain CPTPP dan IEU-CEPA, Airlangga menyampaikan bahwa pemerintai juga tengah dalam proses untuk menjadi anggota penuh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
“Kalau itu semua (CPTPP, OECD, dan IEU-CEPA) kita bisa capai dalam 1-2 tahun ke depan ini mudah-mudahan produk kita akan semakin lebih membuka pasar,” tutur Airlangga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







