Dominasi Modal Asing di SRBI Bikin Rentan, BI Evaluasi Strategi Likuiditas

AKURAT.CO Aksi jual bersih investor asing yang besar di instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi sorotan utama Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas pasar keuangan domestik.
Dari total aliran modal asing keluar sebesar Rp16,24 triliun selama 28–31 Juli 2025, SRBI menyumbang porsi terbesar, yakni Rp12,60 triliun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengakui dominasi investor asing di SRBI telah menciptakan potensi volatilitas yang tinggi, terutama ketika terjadi perubahan sentimen global secara tiba-tiba.
Baca Juga: Lewat SRBI dan SUVBI, BI Perkuat Daya Tarik Investasi
"Instrumen SRBI yang semula dirancang untuk memperdalam pasar keuangan domestik kini perlu dievaluasi ulang dari sisi kerentanannya terhadap sentimen global," ujar Ramdan di Jakarta, Sabtu (8/2/2025).
SRBI sendiri merupakan instrumen moneter jangka pendek berbasis rupiah yang diluncurkan BI untuk menarik aliran dana asing sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar. Namun sejak awal tahun, investor asing telah menarik dana bersih senilai Rp77,39 triliun dari SRBI.
Kondisi ini, lanjut Ramdan, kontras dengan pasar Surat Berharga Negara (SBN) yang masih mencatat aliran modal masuk bersih sebesar Rp59,07 triliun sepanjang tahun berjalan, menunjukkan kepercayaan investor terhadap instrumen jangka panjang pemerintah.
Baca Juga: BI Perkuat Ketahanan Eksternal di Tengah Aksi Jual Asing Rp16,24 Triliun
Bank Indonesia pun memperkuat koordinasi lintas sektor dan mengkaji kembali insentif serta struktur risiko dari instrumen likuiditas jangka pendek. Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga terus diawasi ketat, setelah dibuka melemah ke posisi Rp16.500 per dolar AS.
“Evaluasi terhadap portofolio instrumen keuangan penting agar tidak terlalu bergantung pada modal asing jangka pendek,” kata Ramdan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










