Bank Indonesia Perkuat Cadangan Devisa Lewat Kerja Sama Bilateral dengan Bank Sentral Asing

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) terus memperkuat posisi cadangan devisa nasional melalui kerja sama bilateral swap agreement dengan sejumlah bank sentral negara mitra. Langkah tersebut dinilai strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global yang kian dinamis.
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyebut kerja sama tersebut melibatkan bank sentral dari negara-negara mitra utama seperti People's Bank of China (PBOC), Monetary Authority of Singapore (MAS), Bank Negara Malaysia (BNM), dan Reserve Bank of Australia (RBA).
“Ini salah satu alasan mengapa kami mampu menjaga cadangan devisa di level yang kuat meskipun tekanan global cukup tinggi,” ujar Destry dalam forum Outlook Ekonomi DPR di Jakarta, Selasa (20/5/2025).
Baca Juga: Stabilitas Rupiah dan Suku Bunga AS Jadi Kunci BI Pangkas BI Rate
Per akhir April 2025, posisi cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD152,5 miliar, sedikit menurun dari posisi Maret 2025 sebesar USD157,1 miliar.
Namun, jumlah tersebut tetap memadai, setara pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Bilateral swap agreement sendiri memungkinkan bank sentral untuk saling mempertukarkan mata uang lokal guna mendukung kelancaran transaksi dan menjaga stabilitas sistem keuangan.
Menurut Destry, mekanisme ini telah menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional.
Baca Juga: BI Dinilai Punya Ruang Pangkas Suku Bunga, Momentum Dorong Ekonomi Nasional
“Melalui mekanisme ini, kami tidak selalu harus mengandalkan dolar AS, dan bisa menggunakan mata uang mitra,” jelas Destry.
Langkah BI ini sejalan dengan strategi jangka panjang untuk meningkatkan fleksibilitas dalam pengelolaan devisa serta memperkuat posisi rupiah di tengah gejolak nilai tukar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








