Pidato Awal Tahun 2025, PM Singapura Bawa Kabar Baik
Demi Ermansyah | 2 Januari 2025, 11:15 WIB

AKURAT.CO Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, membawa kabar baik bagi rakyat Singapura di awal tahun 2025.
Dimana dalam pidato Tahun Baru pertamanya sejak ia resmi menjabat sebagai Perdana Menteri, Wong mengungkapkan bahwa perekonomian negara itu mencatatkan angka pertumbuhan yang lebih tinggi dari yang diperkirakan.
Produk Domestik Bruto (PDB) Singapura tumbuh sebesar 4%, jauh melebihi prediksi yang semula hanya mencatatkan angka 3,5% dari Kementerian Perdagangan.
"Tentunya keberhasilan ini adalah fondasi yang kokoh bagi negara untuk menghadapi tantangan global yang semakin rumit di masa depan," ucapnya melalui lansiran bloomberg, dikutip Kamis (2/1/2025).
Dalam pidato tersebut, Wong tidak hanya menyoroti angka pertumbuhan ekonomi yang mengesankan, tetapi juga bagaimana angka tersebut berdampak positif pada kesejahteraan rakyat.
Dalam pidato tersebut, Wong tidak hanya menyoroti angka pertumbuhan ekonomi yang mengesankan, tetapi juga bagaimana angka tersebut berdampak positif pada kesejahteraan rakyat.
Pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dari inflasi membuka peluang bagi pendapatan riil masyarakat untuk tumbuh lebih cepat. Hal ini menjadi kabar gembira, mengingat beberapa negara di dunia, termasuk negara-negara besar, tengah menghadapi tantangan besar dalam ekonomi mereka.
Wong menilai bahwa Singapura bisa menjadi contoh bagaimana ekonomi negara dapat berkembang di tengah ketidakpastian global.
Namun, meskipun PDB Singapura mencatatkan angka positif, Wong menyadari bahwa tantangan besar masih ada di depan mata. Ketegangan internasional yang semakin meningkat, seperti konflik di Ukraina dan Timur Tengah, serta ketidakpastian ekonomi yang dirasakan oleh banyak negara besar, menjadi ancaman yang tak bisa diabaikan.
Namun, meskipun PDB Singapura mencatatkan angka positif, Wong menyadari bahwa tantangan besar masih ada di depan mata. Ketegangan internasional yang semakin meningkat, seperti konflik di Ukraina dan Timur Tengah, serta ketidakpastian ekonomi yang dirasakan oleh banyak negara besar, menjadi ancaman yang tak bisa diabaikan.
Singapura, sebagai negara kecil yang sangat bergantung pada perdagangan internasional, tentu tak bisa menghindari dampak dari dinamika global tersebut. Oleh karena itu, Wong menegaskan bahwa ekonomi Singapura harus selalu tetap fleksibel dan adaptif terhadap perubahan yang sangat cepat ini.
Wong juga menekankan pentingnya menjaga kestabilan ekonomi di dalam negeri, terutama dalam aspek sosial. Meskipun sektor keuangan Singapura tetap kuat, banyak masyarakat yang masih merasa terbebani oleh tingginya biaya hidup.
Meningkatnya harga barang dan kebutuhan sehari-hari merupakan masalah yang tak bisa diabaikan. Oleh karena itu, pemerintah Singapura harus terus menjaga keseimbangan antara keberhasilan ekonomi secara makro dan kesejahteraan rakyat secara mikro.
"Singapura harus terus berkembang, tetapi tidak boleh melupakan kebutuhan dasar masyarakatnya yang lebih rentan," paparnya.
Untuk itu, Wong berharap agar pertumbuhan ekonomi Singapura yang stabil dapat menjadi landasan untuk menciptakan peluang yang lebih merata bagi seluruh masyarakat. Ia memandang bahwa kebijakan ekonomi yang terarah harus mampu menghadapi tantangan besar, baik dari faktor eksternal maupun internal.
Untuk itu, Wong berharap agar pertumbuhan ekonomi Singapura yang stabil dapat menjadi landasan untuk menciptakan peluang yang lebih merata bagi seluruh masyarakat. Ia memandang bahwa kebijakan ekonomi yang terarah harus mampu menghadapi tantangan besar, baik dari faktor eksternal maupun internal.
"Singapura harus lebih fokus pada inovasi dan teknologi untuk memastikan bahwa ekonomi tetap dapat tumbuh tanpa mengabaikan distribusi kesejahteraan secara adil," tegasnya.
Singapura memang telah membuktikan dirinya sebagai negara yang tangguh di tengah gejolak global. Namun, Wong mengingatkan bahwa negara ini tidak boleh merasa terlena atau terlalu puas dengan pencapaian yang ada.
Wong juga menekankan bahwa stabilitas ekonomi dan politik yang ada di Singapura saat ini sangat penting untuk memelihara kepercayaan dari investor global. Keberhasilan Singapura dalam menarik investasi asing adalah salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi negara ini.
Wong juga menekankan bahwa stabilitas ekonomi dan politik yang ada di Singapura saat ini sangat penting untuk memelihara kepercayaan dari investor global. Keberhasilan Singapura dalam menarik investasi asing adalah salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi negara ini.
"Oleh karena itu, Singapura harus terus mempertahankan kebijakan yang kondusif bagi dunia usaha serta memastikan bahwa sektor keuangan tetap kokoh dan terpercaya," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









