Thailand Terima Undangan Rusia Untuk Gabung ke BRICS

AKURAT.CO Thailand semakin serius memperkuat perannya di panggung internasional. Baru-baru ini, Negeri Gajah Putih menerima undangan resmi dari Rusia untuk bergabung sebagai mitra BRICS.
Dimana undangan tersebut menjadi sebuah langkah strategis untuk mendorong ambisi menjadi anggota penuh kelompok ekonomi tersebut.
Dilansir TASS, Jumat (27/12/2024), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikondet Phalangkun, mengungkapkan bahwa undangan tersebut diterima pada 31 Oktober lalu. Setelah berdiskusi dalam rapat kabinet pada 24 Desember, Thailand memutuskan untuk memberikan respons positif.
Baca Juga: Gagasan Mata Uang BRICS dan Realitas Geopolitik
“Surat sudah kami kirimkan kembali ke Rusia, Thailand mengkonfirmasi kesediaan menjadi mitra BRICS,” ujar Phalangkun pada Kamis (26/12/2024).
Langkah ini, lanjut Phalangkun, bukan sekadar simbolis akan tetapi Thailand berharap status mitra BRICS bisa membuka jalan untuk kolaborasi lebih erat dengan negara-negara anggota, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi domestik.
Tak hanya itu, status ini juga dipandang sebagai pijakan strategis dalam membangun hubungan dengan negara-negara berkembang lain.
Senada dengan Phalangkun, Menteri Luar Negeri Thailand, Maris Sangiampongsa, bahkan menyampaikan secara langsung niat negaranya untuk menjadi anggota penuh BRICS kepada Sergey Lavrov, diplomat top Rusia, dalam sebuah pertemuan di Nizhny Novgorod pada Juni lalu.
Sebagai informasi, BRICS sendiri terus berkembang sejak pertama kali berdiri pada 2006. Afrika Selatan menjadi anggota kelima pada 2011, melengkapi Brasil, Rusia, India, dan China sebagai pendiri.
Gelombang baru anggota, termasuk Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, resmi bergabung pada Januari 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










