Akurat

The Fed Hati-hati Menuju Tingkat Netral

Demi Ermansyah | 18 Desember 2024, 20:47 WIB
The Fed Hati-hati Menuju Tingkat Netral

AKURAT.CO Keputusan Federal Reserve (The Fed) untuk menurunkan suku bunga acuan minggu ini mencerminkan dilema antara inflasi yang menurun lambat dan pasar tenaga kerja yang tetap solid.

Tak sedikit dari para ekonom menilai kekuatan ekonomi AS saat ini menjadi alasan utama di balik proyeksi pengurangan suku bunga yang lebih terbatas pada 2024.

Ketua Federal Reserve, Jerome Powell akan memimpin pengumuman kebijakan suku bunga bersama proyeksi ekonomi kuartalan hari ini Rabu (18/12/2024). Langkah ini diprediksi akan menurunkan suku bunga acuan ke rentang 4,25%-4,5%, satu poin lebih rendah dibandingkan September.

Baca Juga: Penurunan Suku Bunga The Fed Bakal Lebih Lambat, Begini Dampaknya ke Ekonomi AS

Namun, diskusi mengenai tingkat netral, yaitu tingkat suku bunga di mana kebijakan moneter tidak mempercepat atau memperlambat ekonomi, menjadi perhatian utama. Beberapa ekonom menduga bahwa tingkat netral kini lebih tinggi dibandingkan estimasi sebelumnya.

“Data ekonomi yang lebih kuat membuat The Fed harus lebih hati-hati dalam menurunkan suku bunga. Mereka perlu memastikan langkah ini tidak memperburuk risiko inflasi,” ujar Tim Duy dari SGH Macro Advisors melalui lansiran Bloomberg, Rabu (18/12/2024).

Proyeksi terbaru The Fed juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, inflasi yang sedikit lebih tinggi, serta tingkat pengangguran yang tetap rendah pada 2024. Para pembuat kebijakan berupaya menyeimbangkan risiko pencapaian target inflasi tanpa mengorbankan momentum ekonomi.

Bagian penting lainnya adalah kemungkinan perubahan dalam pernyataan kebijakan. Analis Barclays memperkirakan The Fed akan menekankan bahwa pengurangan suku bunga akan dilakukan secara bertahap. Alternatif lain adalah menandai kemungkinan penangguhan pemotongan suku bunga di awal 2024.

Langkah hati-hati ini diharapkan menjaga stabilitas ekonomi AS di tengah ketidakpastian global dan perubahan kebijakan domestik.

Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menyeimbangkan inflasi dan kebutuhan untuk mempertahankan daya saing ekonomi.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.